Partai penguasa Korsel kalah dalam pemilihan wali kota
Elshinta
Kamis, 08 April 2021 - 09:19 WIB |
Partai penguasa Korsel kalah dalam pemilihan wali kota
Dokumentasi - Petugas Komisi Pemilihan Nasional menghitung kertas suara untuk pemilihan parlemen, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Seoul, Korea Selatan, Rabu (15/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji/nz/cfo

Elshinta.com - Partai politik yang berkuasa yang mendukung Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengalami kekalahan telak dalam pemilihan khusus untuk jabatan wali kota utama di tengah skandal politik dan kesalahan kebijakan, hitungan suara menunjukkan pada Kamis.

Jutaan warga Korea Selatan pergi ke tempat pemungutan suara pada Rabu (7/4) untuk memilih kepala pemerintahan dari dua kota terbesar di negara itu, Ibu Kota Seoul dan kota pelabuhan, Busan, di antara 21 jabatan lokal yang diperebutkan.

Pemilu itu secara luas dipandang sebagai barometer utama untuk potensi pergeseran politik terkait partai progresif Moon dengan sisa waktu kurang dari satu tahun sebelum pemilihan presiden 9 Maret.

Dukungan publik bagi Moon dan Partai Demokratnya anjlok ke rekor terendah dalam beberapa bulan terakhir di tengah meroketnya harga rumah, ketimpangan yang semakin dalam, skandal pelecehan seksual, dan hubungan yang memburuk dengan Korea Utara.

Di Seoul, pesaing dari Partai Kekuatan Rakyat, Oh Se-hoon, mendapatkan 57,5 persen suara di antara 8,4 juta pemilih. Oh Se-hoon meraih kemenangan atas kandidat dari Demokrat Park Young-sun yang mengumpulkan 39,2 persen, menurut komisi pemilihan negara bagian.

Jajak pendapat pascapencoblosan telah memprediksi kemenangan telak Oh.

Hitungan suara menunjukkan bahwa Oh --yang sebelumnya menjabat sebagai wali kota Seoul dari 2006 hingga 2011- memenangkan semua 25 distrik di kota itu. Ia meraih tiga kali lebih banyak suara dari yang didapat Park di Gangnam, kota yang makmur.

Oh mengucapkan terima kasih kepada para pemilih setelah kemenangannya dipastikan, sementara Park mengakui kekalahan dan bersumpah "mawas diri atas hukuman dari warga."

Ketua Partai Kekuatan Rakyat Kim Chong-in mengatakan setelah jajak pendapat pascapencoblosan dirilis bahwa kemarahan rakyat telah "meledak" atas kegagalan kebijakan pemerintah.

"Saya tidak dapat menyembunyikan rasa tanggung jawab yang sudah membebani pikiran saya," kata Oh.

Di Busan, kandidat Partai Rakyat Park Hyung-joon menerima 62,7 persen suara, mengalahkan Demokrat Kim Young-choon yang memperoleh 34,4 persen.

Tingkat partisipasi pemilih adalah 58,2 persen di Seoul dan 52,7 persen di Busan dari sekitar 12,16 juta yang memenuhi syarat untuk memberikan suara. Jumlah itu melebihi 50 persen dalam pemilihan cepat untuk jabatan lokal untuk pertama kalinya, menurut komisi tersebut.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus COVID-19 capai rekor baru, Delhi berlakukan penguncian wilayah
Senin, 19 April 2021 - 19:53 WIB
Wilayah ibu kota India, Delhi, memberlakukan penguncian selama enam hari mulai Senin malam karena k...
China, AS capai kesepakatan atasi krisis iklim
Minggu, 18 April 2021 - 12:24 WIB
China dan Amerika Serikat berkomitmen untuk bekerja sama di bidang perubahan iklim, demikian kesepak...
Australia pertimbangkan pembukaan kembali perbatasan
Jumat, 16 April 2021 - 14:57 WIB
Australia akan mempertimbangkan pembukaan kembali perbatasan internasionalnya untuk memungkinkan pen...
Aktivis Hong Kong Joshua Wong dihukum empat bulan
Selasa, 13 April 2021 - 23:08 WIB
Aktivis Hong Kong Joshua Wong dihukum penjara selama empat bulan atas keikutsertaannya dalam demonst...
China prihatin pembuangan air radioaktif Fukushima ke Samudra Pasifik
Selasa, 13 April 2021 - 08:07 WIB
Pemerintah China menyatakan keprihatinannya melalui saluran diplomatik atas rencana Pemerintah Jepan...
Siklon hancurkan rumah-rumah, padamkan listrik di pesisir barat Australia
Senin, 12 April 2021 - 23:23 WIB
Siklon tropis di pesisir barat Australia menghancurkan sejumlah rumah dan memadamkan listrik bagi ri...
China dahulukan vaksinasi WNA Muslim atas pertimbangan Ramadan
Senin, 12 April 2021 - 22:05 WIB
Pemerintah China mendahulukan warga negara asing yang beragama Islam untuk menerima suntikan vaksin ...
Partai penguasa Korsel kalah dalam pemilihan wali kota
Kamis, 08 April 2021 - 09:19 WIB
Partai politik yang berkuasa yang mendukung Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengalami kekalahan t...
Korsel laporkan 668 kasus baru COVID, tertinggi sejak 8 Januari
Rabu, 07 April 2021 - 11:00 WIB
Korea Selatan pada Rabu melaporkan 668 kasus baru COVID-19, jumlah harian tertinggi sejak 8 Januari ...
Dianggap coreng China, 89 paspor pelaku kejahatan dinyatakan invalid
Rabu, 07 April 2021 - 10:45 WIB
Dianggap mencoreng citra China di mata dunia internasional, 89 paspor warga negara setempat dinyatak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV