Rupiah terkoreksi pasca rilis risalah The Fed
Elshinta
Kamis, 08 April 2021 - 09:55 WIB |
Rupiah terkoreksi pasca rilis risalah The Fed
Ilustrasi: Rupiah dan dolar AS (ANTARA FOTO)

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi terkoreksi pasca rilis risalah The Federal Reserve (The Fed) yang memperkuat posisi bank sentral Amerika Serikat tersebut untuk menahan diri sebelum menaikkan suku bunga.

Pada pukul 9.38 WIB, rupiah melemah 65 poin atau 0,45 persen ke posisi Rp14.560 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.495 per dolar AS.

"Dolar AS nampak menguat kembali di awal sesi Kamis, tertopang harapan The Fed masih akan mempertahankan stimulus moneter untuk jangka waktu panjang sebagai upaya menopang pemulihan ekonomi, yang tersurat pada notula rapat The Fed semalam," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dukungan stimulus The Fed untuk menjaga pertumbuhan ekonomi AS yang masih akan dipertahankan dan kemajuan vaksinasi telah memicu permintaan aset berisiko.

Pejabat The Fed mengindikasikan pada pertemuan terakhir mereka bahwa laju pembelian aset akan tetap sama untuk beberapa waktu, sementara bank sentral mengejar target ekonominya.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden mengungkapkan rincian rencana infrastruktur senilai 2 triliun dolar AS yang mencakup kenaikan tarif pajak perusahaan menjadi 28 persen dan bersedia untuk menegosiasikan kenaikan pajak yang diusulkan.

Pada Rabu (7/4) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.495 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.505 per dolar AS.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seorang warga Banyuasin hilang diduga diserang buaya
Senin, 19 April 2021 - 20:51 WIB
Seorang warga Desa Santan Sari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Umar Bahuri (48) dila...
Sebanyak 335 KK masih tempati kamp pengungsian di Kabupaten Kupang
Senin, 19 April 2021 - 20:40 WIB
Pemeritah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menyatakan 335 kepala keluarga yang terdampak bencan...
Angkasa Pura I layani 6,1 juta penumpang pada triwulan I 2021
Senin, 19 April 2021 - 20:29 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) pada triwulan I 2021 melayani 6,1 juta penumpang di 15 bandara kelolaan ...
Organda DIY: 5.000 awak angkutan berpotensi kehilangan penghasilan
Senin, 19 April 2021 - 20:18 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim sebanyak lebih kurang...
Organda DIY: Waspadai angkutan mudik liar
Senin, 19 April 2021 - 20:07 WIB
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hantoro berharap pemerint...
Indosat Ooredoo uji coba lapangan OpenRAN jaringan 4G
Senin, 19 April 2021 - 19:20 WIB
Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo menjadi operator selular pertama di Indonesia yang menjala...
Lampung mulai lirik potensi ekspor tanaman hias
Senin, 19 April 2021 - 19:09 WIB
Pemerintah Provinsi Lampung mulai melirik potensi tanaman hias akibat kenaikan ekspor selama pandemi...
Menag: Takbir keliling tidak diperkenankan
Senin, 19 April 2021 - 18:58 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan masyarakat tidak diperkenankan melaksanakan takbir keli...
Pemerintah pastikan penyaluran THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri
Senin, 19 April 2021 - 18:47 WIB
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemberian Tunjangan Ha...
Kemnaker libatkan unsur pekerja dan pengusaha untuk Posko THR 2021
Senin, 19 April 2021 - 18:36 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) 2012 akan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV