Kamis, 20 September 2018 | 00:40 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

1001 Alasan Bangga Indonesia

Siswa-siswi SD Indonesia juarai kompetisi matematika internasional

Senin, 09 Juli 2018 - 11:23    |    Penulis : Administrator

Elshinta.com - Dua belas murid Sekolah Dasar (SD) Indonesia membawa pulang dua medali emas, dua medali perak dan enam medali perunggu dari ajang kompetisi matematika internasional Bulgaria (Bulgaria International Mathematics Competition/BIMC) 2018 yang berlangsung 1 sampai 5 Juli.

"Prestasi ini membuktikan bahwa kita juga mampu bersaing di kancah internasional," ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Khamim, di Jakarta, Senin (9/7), seperti dikutip Antara.

Untuk kategori tim atau kelompok, delegasi Indonesia berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Sementara dalam kategori individu satu medali emas diraih oleh Felicia Grace Angelyn Ferdianto dari SD Cahaya Nur, Kudus; satu medali perak diperoleh Yedija Nicholas Kurniawidi dari SD Karangturi, Semarang; serta empat medali perunggu diraih oleh Ahmad Fikri Azhari (SD Muhammadiyah Plus, Batam); Mafazi Ikhwan Dhandi Hibatullah (SDS Al Furqon, Jember); Matthew Allan (SDS Kristen 10 Penabur, Jakarta); dan Ryan Suwandi (SDS Tzu Chi, Jakarta). Lima siswa lainnya mendapatkan penghargaan harapan dalam kompetisi yang diikuti 28 negara tersebut.

Khamim menjelaskan delegasi BIMC terdiri atas para siswa juara Olimpiade Sains Nasional tahun 2017. "Pembekalan delegasi dilakukan dalam dua tahapan yakni pada bulan Mei dan Juni," kata Khamim.

Yedija (12) mengungkapkan rasa senang dan bangganya bisa mempersembahkan medali perak dalam kategori individu. "Dari kecil aku memang suka matematika. Serunya matematika itu tantangannya memecahkan soal, mencari caranya," kata Yedija.

Sementara bagi peraih medali emas individu, Felicia (12), BIMC bukanlah kompetisi internasional pertamanya. Siswi yang juga gemar melukis dan membaca komik itu tidak mengira akan mendapatkan medali emas.

Pendamping tim olimpiade, Ibnu Hadi (37), mengatakan kualitas siswa Indonesia yang berkompetisi di ajang internasional tidak kalah dengan siswa di negara-negara maju lainnya. "Tantangan bagi guru untuk bisa memancing potensi siswa yang selama ini terpendam," ungkap Ibnu.

elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 14 Agustus 2018 - 11:15

Wakil DPR dukung impor Palestina tanpa tarif bea cukai

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 16:20

Ombudsman Sumut gelar ToT lanjutan untuk berdayakan jejaring

Asian Games 2018 | 22 Agustus 2018 - 11:51

Peluang timnas basket putra 3x3 Indonesia belum tertutup

Aktual Dalam Negeri | 24 Agustus 2018 - 18:25

Idrus anggap Kementerian Sosial seperti keluarga

Ekonomi | 02 Agustus 2018 - 08:48

Acuan baru pasar uang `Indonia` resmi diterapkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com