Dukung industri konstruksi, pameran Megabuild & Keramika 2023 digelar

Update: 2023-02-16 14:54 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Indomie

Panorama Media bekerjasama dengan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) menggelar pameran KERAMIKA INDONESIA di penghujung Februari 2023, tepatnya dari 23-26 Februari 2023. Pameran yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 ini disebut sebagai pameran terbesar bahan bangunan, interior, arsitektur dan industri keramik di Indonesia.

Pameran Keramika Indonesia digelar bersamaan dengan pameran MEGABUILD INDONESIA (MBI) di Jakarta Convention Center, Senayan.  

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), Edy Suyanto mengatakan,  kegiatan infrastruktur menggeliat paska pandemi Covid-19, ditambah adanya komitmen pemerintah dalam penggunaan barang dan jasa dalam negeri menjadi angin segar bagi sektor konstruksi untuk tetap terus tumbuh. Di tahun 2023 ini, industri konstruksi diperkirakan tetap tumbuh sebesar 5,78% , dan ini didorong oleh tiga penggerak pasar konstruksi di Indonesia yaitu: residensial, industrial, infrastruktur.

Menurut Edy, tidak hanya infrastruktur, kapasitas produksi keramik nasional tercatat sudah mencai 79% di tahun 2022, dan ini merupakan angka utilisasi kapasitas produksi keramik tertinggi sejak 2014. "Melanjutkan kinerja tahun 2022, industri keramik diprediksi tetap melaju di tahun 2023, ketidakpastian ekonomi tetap terus menciptakan peluang baru untuk kami," tutur Edy dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (16/2).

Elshinta Peduli

Edy juga mengatakan, perkembangan yang positif bukan hanya dari segi industri, tapi juga dari segi konsumen. Perubahan dari gaya hidup konsumen yang lebih mengutamakan kesehatan, efektifitas, ramah lingkungan hingga pemanfaatan teknologi yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tidak hanya perihal kebutuhan sehari-hari tetapi juga pada pemilihan produk bahan bangunan, renovasi, interior hingga konstruksi," ujarnya.

Sementara, Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media mengakui jika dengan melihat perkembangan paska pandemi dari segi industri dan juga konsumen inilah yang mendorong digelarnya Pameran Megabuild Indonesia + Keramika Indonesia 2023.

"Terlebih lagi dengan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo," tutur Royanto Handaya dalam acara konferensi pers yang dilaksanakan di GoWork Coworking Space, Central Park Mall, Jakarta.

MEGABUILD INDONESIA edisi ke-20 dan juga KERAMIKA INDONESIA edisi ke-9 tahun ini akan diikuti oleh lebih dari 400 merek dari 12 negara dan regional seperti Singapura, Malaysia, Korea, India, China, Vietnam, Italia, Jepang, Jerman, Taiwan, Thailand, dan tentunya Indonesia. "Kami menghadirkan ratusan produsen, merek, produk, dan juga inovasi yang dapat menjadi solusi atas perubahan gaya hidup masyarakan paska pandemi," ucap Royanto Handaya lagi.

Pameran MEGABUILD INDONESIA dan KERAMIKA INDONESIA 2023 juga didukung oleh berbagai asosiasi profesi seperti Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI), Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Green Product Council Indonesia (GPCI), Kontraktor Interior Desain Indonesia (KIDI), Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) dan lain sebagainya.

"Kedua pameran ini merupakan ajang yang ditunggu-tunggu oleh segenap desainer interior. Dengan bertambah jumlah interior desainer di Indonesia setiap tahunnya, pameran ini terus menjadi sarana bagi para desainer baru maupun yang lama untuk mendapatkan referensi produk bahkan tren desain dari ratusan merek yang ada di dalam pameran ini," ucap Rohadi HDII, Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Design (HDII) Nasional. 

Elshinta Peduli

Similar News