Arus balik Lebaran, Tol Japek Selatan dibuka fungsional
Foto udara Gerbang Tol Bojongmangu pada Ruas Jakarta-Cikampek Selatan di Kabupaten Bekasi akan beroperasi secara fungsional pada arus balik Lebaran tahun 2026.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan akan dibuka secara fungsional saat periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah guna membantu mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang selama ini menjadi lintasan utama pemudik.
Direktur Utama PT. Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra menyebut skema fungsional difokuskan bagi pengendara yang datang dari arah Tol Cipularang sehingga diharapkan mampu mengalihkan sebagian arus kendaraan sekaligus meminimalisir kemacetan pada titik pertemuan tol eksisting.
"Sejak tanggal 15 Maret kemarin, Tol Japek Selatan sebetulnya sudah siap dilintasi meski memang penggunaannya untuk arus balik nanti berdasarkan kendali kepolisian. Akan tetapi kami tetap menyiapkan diri," katanya di Cikarang, Rabu.
Ia menjelaskan akses fungsional arus balik tahun ini memiliki jangkauan lebih panjang dibandingkan periode mudik tahun 2025. Ruas yang dapat dilintasi pemudik kini mencapai 52 kilometer terbentang dari Gerbang Tol (GT) Sadang di Ruas Cipularang hingga wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Dari titik tersebut, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju "Jakarta Outer Ring Road" (JORR) 2 melalui Ruas Tol Cimanggis-Cibitung dengan memanfaatkan akses keluar di Kecamatan Setu.
"Saat ini belum tersambung secara langsung dari Japek Selatan ke Cimanggis-Cibitung. Tapi pengendara bisa keluar dahulu melalui Setu lalu masuk lagi ke GT Burangkeng. Karena jaraknya sangat dekat sekitar 100-150 meter," katanya.
Dirinya memastikan selama beroperasi secara fungsional mendatang, pengendara tidak dikenakan biaya tambahan. Transaksi hanya dilakukan di GT Sadang untuk melunasi tarif Tol Cipularang sedangkan perjalanan dari Sadang hingga Setu tidak dipungut tarif.
Selain titik akhir di wilayah Setu, pengelola juga menyiapkan tiga gerbang tol keluar alternatif, yakni GT Kutanagara di Kabupaten Karawang serta GT Bojongmangu dan GT Sukaragam di Kabupaten Bekasi.
Dari ketiga pilihan itu, GT Bojongmangu diprediksi menjadi titik favorit pengendara. Selain kapasitas gerbang lebih besar, jalur arteri dari lokasi tersebut terkoneksi langsung dengan kawasan industri Deltamas yang memudahkan pengendara kembali masuk Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Pusat atau Cibatu.
Charles juga memastikan kondisi jalan kini lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu ditunjang dengan optimalisasi penerangan jalan umum (PJU) serta pemasangan rambu-rambu yang lebih lengkap.
Pengelola turut menyediakan fasilitas istirahat berupa parking bay yang berada setelah GT Bojongmangu. Di lokasi tersebut tersedia modular BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar serta tempat istirahat dengan makanan, minuman hingga produk UMKM.
"Selain tersedia rest area dalam bentuk parking bay yang berlokasi setelah GT Bojongmangu. Tersedia pula modular BBM bagi pengendara yang mobilnya kehabisan bahan bakar, ada juga tempat istirahat dapat makanan, minuman, produk UMKM," ucap dia.
Dalam rangka mendukung keamanan dan kelancaran lalu lintas, 12 titik kamera pengawas telah dipasang guna memantau kondisi jalan secara real time.
Sejumlah armada operasional juga disiagakan selama 24 jam, mulai dari mobil patroli, ambulans, tim rescue hingga mobil derek untuk membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.


