ASDP sebut 353 ribu kendaraan akan padati Bakauheni-Merak pada Lebaran
General Manager PT ASDP Cabang Utama Bakauheni Partogi Tamba, saat diwawancarai di kantor ASDP setempat. ANTARA/Riadi Gunawan
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menyatakan, jumlah kendaraan pemudik yang akan memadati lintasan penyeberangan Bakauheni-Merak pada Angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai 353 ribu.
“Berdasarkan proyeksi operasional, sebanyak 353.901 kendaraan dan 108.952 penumpang pejalan kaki diperkirakan akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak selama periode layanan tahun ini,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni Partogi Tamba di Lampung Selatan, Jumat.
Menurutnya, jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2025. Pergerakan pemudik dari Pulau Sumatera menuju Jawa untuk penumpang naik 11,2 persen, sedangkan kendaraan meningkat 10,5 persen.
Ia menjelaskan, lintasan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa tersebut merupakan jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik nasional.
Oleh karena itu, kata dia kelancaran operasional penyeberangan tidak hanya bergantung pada kesiapan operator, tetapi juga pada sinergi kuat antara regulator, operator, serta seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan.
“Pengaturan lalu lintas penyeberangan selama periode Lebaran sepenuhnya berada di bawah kewenangan regulator. Karena itu, ASDP berkomitmen mendukung setiap kebijakan yang diterapkan demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang,” ucap dia.
Sementara itu, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale menambahkan, keberhasilan pengelolaan Angkutan Lebaran tidak terlepas dari kolaborasi lintas instansi dalam mengatur arus mobilitas masyarakat di pelabuhan.
“Sinergi antara regulator, operator, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode Lebaran,” ujar Windy.
Untuk diketahui, Posko Angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung 13–31 Maret 2026, dengan dinamika arus yang cukup tinggi karena berbarengan dengan dua momentum besar, yakni Hari Raya Nyepi pada 18–19 Maret 2026 serta Hari Raya Idul Fitri pada 21–22 Maret 2026.


