BBKSDA Riau deteksi jejak Harimau Sumatra di Siak

Update: 2026-01-11 07:52 GMT

Jejak harimau sumatera berukuran sekitar 12 centimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. ANTARA/HO-BBKSDA Riau

Elshinta Peduli

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau menemukan jejak harimau sumatra usai seorang warga bernama Zulfikar mengaku bertemu hewan liar itu di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin menjelaskan saksi menyebutkan perjumpaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/1). Untuk itu tim BBKSDA melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan pada Jumat (9/1) menemukan jejak harimau sumatra berukuran sekitar 12 centimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya,” kata Ujang dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Minggu.

Ujang menjelaskan, Zulfikar mengaku saat itu dalam perjalanan menyusul dua temannya yang lebih dahulu memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya. Kemudian dalam perjalanan tersebut, Zulfikar tiba-tiba merasa seperti diawasi sorot mata dari kejauhan.

Saksi awalnya menduga sorot mata itu milik sapi namun setelah mengarahkan lampu senter ke arah itu dia melihat seekor harimau sumatera berada sekitar empat meter dari posisinya, terpisah oleh parit antara jalan dan kebun.

Dalam kondisi ketakutan, Zulfikar langsung menjauh dan mencari perlindungan hingga mendapati sebuah pondok pekerja koperasi. Di lokasi tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas.

Elshinta Peduli

Lebih lanjut, Ujang menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak harimau sumatera yang mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan. Tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu

Atas temuan tersebut, tim BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan.

“Tim meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif harimau sumatera,” pesannya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News