BMKG imbau warga NTT waspada potensi hujan lebat
Ilustrasi - Kondisi saat hujan di wilayah Kota Kupang, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas lebat di mayoritas wilayah Nusa Tenggara Timur pada 16-17 Februari 2026.
“Waspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang pada 16-17 Februari 2026 di sebagian besar wilayah NTT yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang I Ketut Wisnu Wardhana di Kupang, Senin.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer skala regional, antara lain aktifnya Monsun Asia, fenomena La Nina lemah, serta aktivitas Gelombang Atmosfer Kelvin dan gelombang atmosfer frekuensi rendah yang berdampak pada peningkatan potensi hujan di NTT.
Selain itu, keberadaan pusat tekanan rendah di utara Australia (Broome) turut memicu terbentuknya daerah pertemuan angin di atas wilayah NTT yang meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini berpeluang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
BMKG juga mencatat kelembaban udara pada lapisan 800–500 mb terpantau cukup tinggi, berkisar 70–95 persen, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di wilayah NTT.
BMKG memperkirakan pada Senin (16/2) hujan sedang hingga lebat disertai petir berpotensi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur. Sementara potensi angin kencang terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.
Pada Selasa (17/2), potensi hujan berintensitas lebat diperkirakan terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor dan Pulau Sumba. Adapun potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Sabu Raijua.
Lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan 24 jam di nomor (0380) 881613 dan WhatsApp 0811-3940-4264, atau mengunduh aplikasi INFO BMKG di Appstore dan Playstore.


