BPK Wilayah V ungkap temuan arca dan emas di Kota Kapur

Update: 2025-11-30 10:30 GMT

Arca temuan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi di Kota Kapur, Kabupaten Bangka. ANTARA/HO-Humas BPK Wilayah V Jambi

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi menemukan arca dan potongan emas di Kota Kapur, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bukti sejarah Kota Kapur sebagai pusat peradaban nusantara.

"Saat ini arca-arca yang ditemukan di Kota Kapur ini disimpan di Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk diteliti lebih dalam," kata Kepala BPK Wilayah V Jambi Agus Widiatmoko di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan Kota Kapur, Kabupaten Bangka seluas 154,045 hektare terdapat situs pemukiman di tepi sungai berada dalam lingkup benteng yang dikelilingi parit dan pelabuhan-pelabuhan kuno.

"Kita tidak hanya menemukan arca-acra dan potongan emas tetapi juga botol kaca, fragmen arca, tumpukan keramik dari China, kepingan uang emas, batangan emas dan perhiasan manik-manik," katanya.

Ia mengatakan situs Kota Kapur ini berada pada bentang lahan perbukitan kecil.

Dari arah utara, bukit-bukit di Situs Kota Kapur semakin meninggi. Dataran tinggi Kota Kapur ditandai alam bernama Bukit Besar yang terlihat dari Selat Bangka.

"Daerah perbukitan ini merupakan sumber air dan hulu dari sejumlah sungai yang mengalir. Namun lingkungan sekitar kaki Bukit Besar saat ini telah menjadi lahan tambang, mengakibatkan rusaknya lingkungan dan hilangnya vegetasi," katanya.

Di sebelah utara berbatasan dengan Sungai Mendo, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Penagan, sebelah barat berbatasan dengan Selat Bangka, dan sebelah timur berbatasan dengan Sungai Rukam.

"Saat ini sebagian besar lahan di dalam situs Kota Kapur menjadi area perkebunan karet, lada, durian, enau, duku, serta padi ladang, sehingga diperlukan upaya bersama untuk merevitalisasi kawasan situs Kota Kapur untuk menjaga kelestarian cagar budaya ini," katanya. 

Tags:    

Similar News