Fadli Zon: Film mampu menjadi cerminan perjalanan bangsa
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam konferensi pers peluncuran lagu tema film "Timun Mas in Wonderland" yang digelar di Jakarta, Kamis (26/2/2026). ANTARA/Sinta Ambar/am.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa film mampu menjadi cerminan perjalanan bangsa yang tercipta dari kerja keras dan doa para sineas dan insan film.
"Film adalah cermin yang tak pernah dusta dalam menangkap denyut nadi bangsa. Balik setiap bingkai gambar yang tercipta ada doa, kerja keras, dan idealisme dari para insan film yang merajut identitas Indonesia," kata Fadli dikutip dari laman instagram Balai Budaya di Jakarta, Selasa.
Ia juga mengajak masyarakat secara luas untuk menjadikan layar sinema sebagai tempat untuk menuangkan gagasan dan mimpi.
"Mari terus jadikan layar sinema sebagai ruang keberagaman suara, tempat di mana mimpi-mimpi anak bangsa menemukan rumahnya dan sejarah kita abadi dalam ingatan visual dunia," katanya.
Menbud juga mengapresiasi para insan film Indonesia yang telah berkarya menghadirkan cerita melalui film.
"Terima kasih kepada seluruh insan film Indonesia, para sineas teruslah berkarya, teruslah bercerita, karena dalam setiap frame yang diciptakan terselip wajah masa depan Indonesia. Mari kita majukan bersama kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia melalui film. Sekali lagi, selamat hari film nasional 2026," tutupnya.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan bahwa film berperan sebagai soft power (kekuasaan lunak) bangsa terutama dalam pemajuan kebudayaan (20/12).
Kementerian Kebudayaan secara konsisten memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui berbagai program strategis, antara lain penyediaan dana perfilman Indonesia melalui skema matching fund serta memfasilitasi keikutsertaan sineas Indonesia dalam berbagai festival film internasional.
Ia juga mengatakan animo penonton film dalam negeri masih tinggi, setidaknya penonton nasional hingga akhir Agustus 2025 mencapai kurang lebih 59 juta penonton.
Sementara jumlah tayangan film Indonesia di bioskop sepanjang 2024 mencapai 81 juta.
Pemerintah senantiasa mendukung perkembangan industri film salah satunya melalui dukungan berupa fasilitasi dan program, termasuk Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya, Kementerian Kebudayaan berkomitmen memberikan ruang dan kesempatan bagi talenta perfilman Indonesia untuk mendapatkan pengakuan internasional.


