HUT ke-26 Elshinta, Marciano paparkan sport intelligence dan agenda KONI

Ketua KONI Marciano Norman menjelaskan strategi sport intelligence dan rencana pembinaan atlet jelang PON, SEA Games, dan Olimpiade

Update: 2026-02-15 02:17 GMT

HUT ke-26 Radio Elshina News and Talk Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman menjadi nara sumber spesial di studio podcast Menara Indomobil Jalan MT Haryono Jakarta bersama Suwiryo.

Elshinta Peduli

Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman bicara soal pembinaan atlet, sport intelligence, dan persiapan Pekan Olahraga Nasional serta kontribusi media bagi prestasi olahraga Indonesia.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Marciano Norman, membagikan wawasan mendalam tentang pembinaan olahraga prestasi di Indonesia dalam Podcast HUT ke-26 Radio Elshinta News and Talk yang dipandu Suwiryo. Ia menekankan pentingnya sport intelligence untuk mendukung atlet menghadapi kompetisi internasional dan menjadikan media sebagai mitra strategis.

“Ilmu intelijen saya berusaha gunakan sebagai sport intelligence, supaya atlet kita mendapatkan informasi lengkap tentang lawan-lawan mereka,” ujar Marciano.



Menurutnya, data ini memungkinkan pelatih dan atlet menyesuaikan porsi latihan dan strategi agar prestasi bisa optimal. Marciano menekankan bahwa media memiliki peran penting.

“Dengan banyaknya informasi yang diberikan media tentang bagaimana negara lain membina olahraganya, kita tidak cepat berpuas diri. Lawan kita juga terus bergerak, prestasi mereka juga terus meningkat.”

Marciano mencontohkan disiplin luar biasa atlet internasional, termasuk Cristiano Ronaldo, yang tetap menjaga kebugaran dan latihan di atas standar rekan-rekannya. “Kalau yang lain latihan 6 jam, kita harus 8 jam. Aturan pelatih dan disiplin nutrisi harus diikuti agar bisa menjadi juara,” jelasnya.

Ia menambahkan, disiplin dan kesadaran tinggi dari atlet adalah kunci keberhasilan.

“Tanpa kesadaran diri yang tinggi, tidak mungkin mereka bisa mencapai prestasi yang diharapkan, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun bangsa.”

Elshinta Peduli

Agenda KONI: PON dan Pekan Olahraga Nasional

Marciano juga menjabarkan agenda tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Mulai dari evaluasi PON 2021 di Papua hingga inovasi baru seperti Pekan Olahraga Nasional Beladiri yang digelar di Kudus, serta rencana PON Pantai di Ancol dan PON Remaja yang fokus pada pembinaan atlet muda.

“Kami memecah PON menjadi beberapa jenis agar fokus pada cabang olahraga olimpiade. Tahun 2025-2026 cabang olahraga beladiri sudah punya Pekan Olahraga Nasional sendiri,” terang Marciano. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak swasta untuk mendukung penyelenggaraan acara.

Marciano mengungkapkan bahwa cabang unggulan Indonesia, seperti bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, tetap menjadi prioritas, sementara cabang lain mulai diperkuat dari pembinaan usia dini. “Juara Olimpiade lahir dari juara Youth Games. Pembinaan remaja adalah kunci,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya perhatian pemerintah dan KONI terhadap cabang olahraga prioritas, termasuk panahan yang menyumbang atlet Olimpiade pertama Indonesia pada 1988. Menurutnya, regenerasi dan pembinaan berkelanjutan akan mendorong prestasi di Olimpiade Los Angeles 2028.

Marciano menekankan sinergi dengan media, termasuk Elshinta, sebagai bagian dari strategi sport intelligence. “Kami selalu mengajak media untuk menjadi bagian dari sport intelligence. Media membantu pelatih dan atlet mendapatkan informasi lebih cepat tentang lawan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat melalui media juga memotivasi generasi muda: “Dengan menyaksikan atlet mengibarkan Merah Putih dan meraih prestasi, anak-anak dan keluarga kita akan semakin cinta olahraga.”

Dalam kesempatan itu, Marciano memberikan ucapan selamat kepada Elshinta yang kini berusia 26 tahun. “Elsinta harus tetap menjadi tempat pemberitaan yang dipercaya masyarakat. Semakin dicintai, semakin banyak berita berkualitas yang bisa diberikan, dan semakin mencerdaskan bangsa,” tuturnya.

Dengan komitmen sport intelligence, pembinaan atlet muda, dan dukungan media, Marciano menegaskan bahwa prestasi olahraga Indonesia bukan hanya kebanggaan atlet, tetapi juga kehormatan bangsa Merah Putih. (Nak)

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News