Kapolres: Dugaan keracunan MBG di Kabupaten Penajam masih diselidiki

Update: 2026-02-15 07:00 GMT

Kapolres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur AKBP Alek Andreas Danantara (tengah). ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

Elshinta Peduli

Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur masih diselidiki untuk mendapatkan kepastian penyebab peristiwa yang terjadi pada Rabu (11/2) itu.

"Apabila dalam pengembangan ditemukan ada unsur kesengajaan atau kelalaian, maka proses hukum akan dilakukan," ujar Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Alek Andreas Danantara di Penajam, Minggu.

"Belum dapat disimpulkan adanya unsur membahayakan nyawa, tapi proses penyelidikan tetap berjalan," tambahnya.

Sebanyak 25 peserta didik mendapat penanganan medis di Puskesmas Waru, karena mengalami gejala sakit perut, muntah-muntah hingga sesak napas, diduga setelah mengonsumsi menu MBG.

Tim gabungan dari Polres Penajam Paser Utara, pemerintah kabupaten, dan dinas kesehatan setempat, jelas dia, sudah turun ke lokasi saat kejadian dilaporkan.

Seluruh sampel makanan telah diamankan dan tengah dilakukan uji laboratorium oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara guna memastikan penyebab pasti keluhan yang dialami peserta didik penerima manfaat Program MBG.

"Menu MBG disalurkan SPPG Kecamatan Waru yang dikelola Yayasan Bakti Benuo Taka," kata dia.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News