Kemensos usul relawan sosial dilibatkan antar MBG ke lansia
Mensos Saifullah Yusuf memberikan keterangan ke media pada acara buka puasa bersama dengan guru dan siswa sekolah rakyat yang digelar di ICE BSD Tangerang, Jumat. ANTARA/Irfan
Kementerian Sosial telah mengusulkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melibatkan relawan sosial untuk mengantarkan makan bergizi gratis (MBG) kepada lansia dan penyandang disabilitas.
"Kenapa kita libatkan relawan dari Kemensos untuk lansia, karena lansia itu usianya 75 tahun sehingga relawan nanti bisa mengantarkan MBG dan juga melakukan perawatan sebab sudah memiliki kapasitas di bidang tersebut," kata Mensos Saifullah Yusuf pada acara buka puasa bersama dengan guru dan siswa sekolah rakyat yang digelar di ICE BSD Tangerang, Jumat.
Gus Ipul begitu akrab disapa menambahkan pelibatan relawan Kemensos dalam mengantarkan MBG masih terus dimatangkan dan uji coba.
Pada tahun lalu, Kemensos sudah mencoba dengan sasaran 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas. Lalu Kemensos telah melakukan simulasi dengan target tahun ini menjangkau 300 hingga 400 ribu penerima manfaat.
"Jadi semakin besar penerima manfaat MBG ini untuk kategori Lansia dan penyandang disabilitas," ujarnya.
Terkait data penerima MBG, lanjut Mensos, nantinya BGN akan dibantu kriteria penerima dari setiap daerah Kabupaten/Kota melalui Wali Kota maupun Bupati.
Hal ini dilakukan agar MBG ini lebih tepat sasaran dan kriteria penerima juga masuk dalam kategori Lansia dan penyandang disabilitas.
"Kita sudah dua kali koordinasi denga Prof Dadan mengenai program ini. Jadi ada transformasi mengenai pemberian MBG kepada Lansia dan penyandang disabilitas," ujarnya.

