Kementerian ESDM jamin stok BBM & LPG selama Lebaran 2026 aman

Update: 2026-03-13 04:50 GMT

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kunjungan kerja ke ke PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Refinery Unit (RU) VI Balongan, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026). (ANTARA/HO-Kementerian ESDM)

Indomie

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketahanan stok dalam kondisi aman dan kelancaran distribusi energi pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H berjalan baik, terutama di wilayah Jawa bagian barat.

Dalam kunjungan kerja ke PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Refinery Unit (RU) VI Balongan, Jawa Barat, Kamis (12/3), Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan bahwa kondisi pemenuhan kebutuhan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan minyak mentah (crude oil) dalam kondisi aman.

"Baik itu untuk crude oil, kemudian juga untuk stok BBM, LPG, semua tersedia dan masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini. Kita juga melakukan inovasi-inovasi antara lain dengan pemanfaatan BBM yang optimal sesuai dengan kebutuhan." ujar Laode melalui keterangan di Jakarta, Jumat.

Laode menambahkan untuk mengoptimalkan distribusi energi, PT Pertamina (Persero) telah menyediakan sejumlah infrastruktur untuk menunjang mobilitas masyarakat yang mudik ke kampung halaman.

Di Regional Jawa Bagian Barat (RJBB), terdapat 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 Agen LPG, 206 SPBE, dan 2 Agen minyak tanah.

"Di saat nanti pelaksanaan RAFI, Pertamina juga melakukan penyediaan servis-servis tambahan seperti motoris, kemudian posko-poskonya ditambah fasilitas-fasilitas yang biasanya tidak dilaksanakan di musim-musim atau hari-hari biasanya," katanya.

Pertamina menyediakan 427 SPBU yang beroperasi 24 jam, 2.180 Agen LPG Siaga, 18 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, 52 titik Motorist/ Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, 563 agen PDS Bright Gas, 62 mobil tangki standby di SPBU, serta 11 Serambi MyPertamina, yang menyediakan tempat istirahat, mini klinik, area bermain anak dan layanan kendaraan.

Elshinta Peduli

Adapun berdasarkan data historis dan proyeksi selama 9 Maret hingga 1 April 2026, di wilayah Jawa Bagian Barat, bahan bakar jenis bensin (gasoline) akan mengalami kenaikan permintaan sebesar 9,6 persen akibat mobilitas kendaraan pribadi yang bertambah saat mudik, begitu pula dengan permintaan Avtur yang naik tipis sebesar 0,5 persen.

Permintaan LPG juga meningkat 2,86 persen dikarenakan aktivitas rumah tangga selama bulan Ramadan. Permintaan BBM Industri mengalami kenaikan 7,9 persen.

Sementara permintaan solar mengalami penurunan 27,3 persen karena pembatasan operasional kendaraan logistik selama periode arus mudik dan arus balik.

Sebagai informasi, Refinery Unit (RU) VI Balongan memiliki kapasitas pengolahan kilang sebesar 150 ribu barel stream per day (MBSD).

Kilang Balongan juga memiliki Nelson Complexity Index (NCI) 11,9, atau sebagai unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia.

Sebagian besar atau 82 persen produk Kilang Balongan didistribusikan ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk Integrated Terminal Balongan, Fuel Terminal Cikampek dan Integrated Terminal Jakarta (Plumpang).

Adapun distribusi ke wilayah lainnya sebanyak 12 persen dan Ekspor Decant Oil ke Singapura sebesar 6 persen.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News