Kesaksian bos ayam geprek temukan mayat pegawainya dalam freezer

Update: 2026-03-30 02:40 GMT

Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek Perumahan Mega Regency Blok D33, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Indomie

Pemilik kios usaha ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (28/3), menemukan mayat salah seorang pegawainya dalam freezer.

Menurut AL, pemilik kios usaha ayam geprek, di lokasi kejadian, Minggu, korban bernama Pak Bedul yang berusia sekitar 45 tahun itu merupakan pekerja lepas di tempat usahanya.

Ia mengatakan penemuan mayat pegawainya tersebut bermula saat dirinya mendatangi kios untuk memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai mudik Lebaran.

Dari celah pintu, AL mengatakan melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer dan dirinya sontak terkejut saat mendapati jasad korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pembeku makanan tersebut.

"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL.

Ia mengatakan kemudian memberi tahu warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

AL mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.

Elshinta Peduli

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.

AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat (27/3).

"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.

AL mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja".

Penyebab kematian pria diperkirakan berusia 45 tahun itu masih diselidiki. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (29/3), terjun langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP, didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News