Kick Off Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid 2026
Kemenag luncurkan Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia jelang mudik Lebaran 2026.
Kementerian Agama resmi menggelar Kick Off Program Masjid Ramah Pemudik Idulfitri 1447 H dan Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) 2026 pada Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan singgah bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Program ini digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dengan menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah gratis bagi para pemudik.
Masjid-masjid yang berada di jalur utama mudik akan difungsikan sebagai pos transit 24 jam mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri, sehingga pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman selama perjalanan.
Peluncuran program ini juga diikuti dengan pelepasan Tim Ekspedisi Masjid Indonesia yang akan melakukan pemantauan kesiapan masjid di berbagai wilayah jalur mudik.
Kegiatan kick off dimulai pukul 13.30 hingga 18.00 WIB dengan rangkaian acara yang meliputi pembukaan, talkshow, laporan Dirjen Bimas Islam, sambutan pejabat kementerian dan lembaga, hingga seremoni pelepasan tim ekspedisi.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh turut hadir sebagai narasumber dan pembicara, di antaranya Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho, serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan.
Acara juga dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Agama KH Nasaruddin Umar yang memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik
Program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, serta Kepolisian RI untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran berjalan aman dan nyaman.
Masjid yang berpartisipasi diharapkan menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, antara lain:
- ruang istirahat
- toilet bersih
- air wudhu
- air minum
- pengisian daya ponsel gratis
- area parkir aman dan gratis
- ruang laktasi jika memungkinkan
Selain itu, bagi pemudik yang masih menjalankan puasa Ramadan, pengelola masjid juga diimbau menyediakan takjil. Pada malam hari, pengelola diharapkan menyiapkan minuman hangat bagi pengemudi agar dapat memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan.
Menteri Agama menegaskan bahwa keberadaan masjid sebagai tempat singgah sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.
“Beristirahat sejenak bisa menyelamatkan nyawa dan mencegah musibah akibat pengemudi yang mengantuk,” ujarnya.
Tingginya penggunaan kendaraan pribadi dan sepeda motor di jalur mudik seperti Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatra membuat faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang perlu diantisipasi.
Karena itu, masjid diharapkan dapat berperan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan publik bagi para pemudik.
Agar mudah dikenali, masjid yang berpartisipasi dalam program ini akan diberi penanda khusus di jalur mudik utama.
Program ini juga melibatkan rumah ibadah lain di beberapa daerah, seperti gereja di wilayah Sumatera Utara dan kawasan Indonesia Timur, sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang agama.
“Masjid harus menjadi rumah besar kemanusiaan yang terbuka bagi siapa pun, sebagaimana teladan Masjid Nabi,” kata Menteri Agama.
Rute dan Urutan Mobil Ekspedisi
Dalam kegiatan ini, sejumlah kendaraan akan dilepas sebagai bagian dari Tim Ekspedisi Masjid Indonesia yang bertugas memantau kesiapan masjid di jalur mudik.
Urutan mobil ekspedisi antara lain:
- Radio Elshinta
- Bimas Islam
- Kanwil Kemenag DKI Jakarta
- Kanwil Kemenag Jawa Barat
- Kanwil Kemenag Banten
- Kemenag Kota Jakarta Selatan
- Kemenag Kota Jakarta Pusat
- Kemenag Kota Jakarta Barat
- Kemenag Kota Jakarta Utara
- Kemenag Kota Jakarta Timur
- Kemenag Kepulauan Seribu
- Kemenag Kota Depok
- Kemenag Kota Bekasi
- Kemenag Kabupaten Bekasi
- Kemenag Kota Bogor
- Kemenag Kabupaten Bogor
- Kemenag Kota Tangerang Selatan
- Kemenag Kabupaten Tangerang
Tim ekspedisi tersebut akan melakukan pemantauan fasilitas serta kesiapan layanan masjid bagi pemudik di berbagai wilayah.
Sinergi Hadapi 143 Juta Pemudik
Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai 143 juta orang. Karena itu, koordinasi antara kementerian dan lembaga menjadi sangat penting untuk memastikan kesiapan fasilitas bagi para pemudik.
Melalui program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia 2026, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan humanis, sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat dan ruang kemanusiaan bagi masyarakat luas.


