LLDikti: 99 persen perguruan tinggi swasta di Papua terakreditasi

Update: 2026-03-31 02:40 GMT

Kepala LLDikti Wilayah XIV Dr Suriel Mofu saat ditemui awak media di Manokwari, Papua Barat, Selasa. ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Indomie

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV menyatakan bahwa sebanyak 99 persen dari total 78 perguruan tinggi swasta yang tersebar di enam provinsi se-Tanah Papua, sudah mengantongi akreditasi.

Kepala LLDikti Wilayah XIV Dr Suriel Mofu di Manokwari, Papua Barat, Selasa, mengatakan pihaknya telah menutup empat perguruan tinggi yang tidak memenuhi syarat akreditasi sebagai upaya menjamin kualitas lulusan sarjana.

“Jadi kurang lebih ada satu perguruan yang masih dalam proses akreditasi,” ujarnya.

Selain institusi, kata dia, dosen perguruan tinggi swasta di Tanah Papua yang tersertifikasi terus mengalami peningkatan sejak tahun 2017 dengan rata-rata per tahun kurang lebih sebanyak 100 tenaga dosen menerima akreditasi.

Total keseluruhan tenaga dosen perguruan tinggi swasta yang tersertifikasi tercatat sebanyak 846 orang, dan terdapat kurang lebih 150 dosen sudah memenuhi syarat untuk mengikuti ujian sertifikasi pada tahun 2026.

“Sebanyak 1.747 dosen di Tanah Papua baik itu perguruan tinggi swasta maupun negeri sudah tempati jabatan fungsional, mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga guru besar,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, telah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp25 miliar per tahun untuk pembayaran tunjangan kehormatan bagi dosen perguruan tinggi swasta di Tanah Papua yang telah tersertifikasi.

Hal ini sejalan dengan peningkatan mutu dan kualitas perguruan tinggi swasta di Tanah Papua yang juga menunjukkan perkembangan positif, sehingga masyarakat tidak perlu ragu menyekolahkan anak di perguruan tinggi tersebut.

“Maka dari itu, kami tegaskan kalau tidak lolos akreditasi kami tutup,” ujarnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News