Pemkab Bekasi tata Pasar Baru Cikarang usai relokasi pedagang
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (batik hijau) turut memantau proses relokasi pedagang pasar tumpah di Jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri atau area Sentra Grosir Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menata Pasar Baru Cikarang untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta representatif bagi aktivitas perniagaan usai relokasi 500 pedagang pasar tumpah dari simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) selesai dilakukan
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan kondisi wajah Pasar Baru Cikarang terlebih dahulu akan dievaluasi secara menyeluruh sebelum diputuskan untuk melakukan perbaikan atau renovasi melalui penataan lingkungan pasar.
"Pasar Baru Cikarang kalau masih bagus akan direnovasi, kita bedakin (perbaiki). Tetapi kalau tidak layak akan kita bongkar dahulu sebelum ditata ulang," katanya di Cikarang, Sabtu.
Ia menyatakan pemerintah daerah tidak menginginkan kondisi Pasar Baru Cikarang menjadi bangunan terbengkalai layaknya rumah hantu, terlebih di lokasi tersebut pernah dilanda insiden kebakaran hingga tiga kali sebelum kini menjadi titik relokasi ratusan pedagang pasar tumpah.
Pihaknya berencana mengeksekusi penataan Pasar Baru Cikarang secara serius untuk memastikan kondisi di lingkungan tersebut menjadi lebih menarik dan nyaman bagi masyarakat saat berinteraksi melakukan aktivitas transaksi jual beli.
"Mungkin ke depan akan ada beberapa pertimbangan, misalnya menjadikan area tersebut sebagai pasar tumpah, namun tetap memperhatikan estetika agar aman dan nyaman bagi masyarakat yang berbelanja," ucapnya.
Asep juga menyoroti aspek potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah pasar ditata ulang mengingat kondisi pasar yang lebih rapi dan terorganisir dinilai mampu mengoptimalkan pendapatan dari sektor retribusi hingga parkir.
"Kalau pasar sudah rapi, sumber PAD-nya bakal banyak. Mulai dari parkir sampai retribusi pasar. Perputaran ekonomi juga semakin meningkat dan akan berdampak juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.


