Pemudik motor mulai padati Pantura Karawang
Ilustrasi - Kondisi arus lalu lintas di jalan arteri Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)
Gelombang pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai mengalir di jalan arteri Kabupaten Karawang, Jawa Barat hingga jalur Pantura pada H-5 Lebaran atau Senin malam.
Pantauan di sejumlah titik jalan arteri hingga jalur Pantura di wilayah Karawang, Senin malam, menunjukkan tingginya volume arus lalu lintas yang didominasi kendaraan sepeda motor.
Umumnya, para pemudik bermotor yang melintas dari arah Jakarta menuju arah Cirebon membawa cukup banyak barang bawaan di bagian belakang sepeda motornya.
Ramainya arus lalu lintas pemudik bermotor ini terpantau mulai dari perbatasan Karawang-Bekasi hingga wilayah memasuki jalur Pantura Karawang-Subang.
"Alhamdulillah kerja sudah libur cuti lebaran, jadi langsung berangkat mudik," kata Dadi, salah seorang pemudik bermotor saat ditemui di jalan Lingkar Tanjungpura Karawang.
Ia mengaku memilih berangkat mudik menggunakan sepeda motor pada malam hari supaya tidak panas.
Dadi yang akan mudik ke Pekalongan berangkat dari wilayah Jakarta Timur pada sore hari. Ia berangkat mudik menggunakan sepeda motor bersama sejumlah temannya yang juga menggunakan sepeda motor.
"Ya hampir setiap tahun pakai motor mudiknya, lumayan menghemat," katanya.
Ia sempat mengeluhkan kondisi jalur mudik di wilayah Karawang yang cukup gelap, karena lampu penerangan jalan umum yang padam.
"Ada sih ada mas lampu PJU (penerangan jalan umum), tapi padam," kata dia.
Ia melihat langsung lampu PJU yang padam setelah memasuki wilayah Karawang selepas melintasi jembatan perbatasan Karawang-Bekasi.

