PMI beri bantuan multiguna warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah
Bupati Tapanuli Tengah Sumatera Utara Masinton Pasaribu (kiri) menyerahkan bantuan non-tunai multiguna kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. ANTARA/HO-PMI
Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan Bantuan Non-Tunai Multiguna (BNTM) bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
"Program ini merupakan bagian upaya PMI membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung proses pemulihan pascabencana," ucap Pengurus PMI Weka Gunawan di Tapanuli Tengah, Ahad.
Bantuan ini, lanjut dia, didukung melalui pendanaan Dana Darurat Bantuan Bencana (DREF) dari Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).
Melalui program tersebut, kata dia, sebanyak 1.320 Kepala Keluarga (KK) di Tapanuli Tengah menerima bantuan tunai sebesar Rp1.000.000 per KK.
"Untuk pendistribusian bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di empat kecamatan dengan 31 desa/kelurahan di Tapanuli Tengah," kata Weka.
Adapun penetapan penerima manfaat ini sesuai hasil verifikasi PMI bersama pemerintah daerah (pemda) guna memastikan bantuan diterima masyarakat Tapanuli Tengah yang benar-benar membutuhkan.
Pihaknya berharap bantuan nontunai ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang mendesak, seperti kebutuhan sehari-hari.
"Kemudian, memperbaiki kebutuhan rumah tangga dan mendukung proses pemulihan setelah bencana banjir yang melanda wilayah Tapanuli Tengah ini," ungkap Weka.
Dalam penyaluran program bantuan ini PMI juga bekerja sama dengan berbagai pihak terkait lainnya, termasuk PT Pos Indonesia yang membantu proses penyaluran bantuan kepada penerima manfaat.
Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah, PT Pos Indonesia, relawan PMI, dan seluruh pihak yang memberikan dukungan, sehingga penyaluran bantuan ini dapat terlaksana dengan baik.
"Melalui kolaborasi berbagai pihak, PMI berkomitmen terus hadir memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana, serta mendukung upaya pemulihan agar kembali menjalani aktivitasnya lebih baik," tutur Weka.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengapresiasi seluruh relawan PMI, khususnya Jusuf Kalla yang telah memimpin tugas-tugas kemanusiaan pada wilayah bencana di tiga provinsi Sumatera.
"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Tapanuli Tengah menyampaikan terima kasih dan hormat kami kepada seluruh jajaran PMI karena telah membantu masyarakat terdampak bencana," ucap Masinton.
Sejak bencana hidrometeorologi akhir November 2026 hingga kini, kata Masinton, relawan PMI selalu hadir meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya di Tapanuli Tengah.
"PMI hadir menyediakan air bersih, membersihkan sendimentasi bantaran sungai, drainase, pemukiman warga, pelayanan kesehatan, memberikan bantuan kemanusiaan, dan lain sebagainya," tutur Masinton.


