Latar belakang di balik Hari Keadilan Sosial Sedunia 20 Februari

Latar belakang Hari Keadilan Sosial Sedunia pada 20 Februari, dari Resolusi PBB hingga tujuan memerangi kemiskinan, kesetaraan, dan inklusivitas sosial.

Update: 2026-02-20 14:50 GMT

Sejatinya, apa latar belakang di balik Hari Keadilan Sosial Sedunia pada 20 Februari. (Sumber: Vecteezy)

Elshinta Peduli

Hari Keadilan Sosial Sedunia 20 Februari merupakan peringatan internasional yang ditetapkan untuk menggarisbawahi pentingnya keadilan sosial dalam upaya dunia memberantas kemiskinan, pengangguran, kesenjangan, diskriminasi, dan tantangan sosial lainnya di seluruh dunia. Peringatan ini menjadi momen refleksi untuk negara-negara, organisasi internasional, pemerintah, dan masyarakat sipil dalam memperkuat solidaritas dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan bersama.

Sejarah penetapan Hari Keadilan Sosial Sedunia

1. Keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 20 Februari

Hari Keadilan Sosial Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 26 November 2007 melalui Resolusi A/RES/62/10. Dalam resolusi tersebut, PBB memutuskan bahwa tanggal 20 Februari akan diperingati setiap tahun sebagai World Day of Social Justice atau Hari Keadilan Sosial Sedunia. Peringatan ini pertama kali dirayakan secara internasional pada tahun 2009.

Penetapan tanggal 20 Februari juga berakar pada hasil World Summit for Social Development yang diselenggarakan di Kopenhagen, Denmark pada 1995. KTT tersebut menjadi waktu penting bagi komunitas internasional untuk menegaskan kembali komitmen terhadap pembangunan sosial yang inklusif dan pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai keadilan sosial.

2. Hubungan dengan deklarasi dan kebijakan internasional

Elshinta Peduli

Penetapan Hari Keadilan Sosial Sedunia selaras dengan berbagai kebijakan dan deklarasi internasional, termasuk ILO Declaration on Social Justice for a Fair Globalization yang diadopsi oleh International Labour Organization (ILO) pada 10 Juni 2008. Deklarasi ILO ini menegaskan kembali pentingnya prinsip keadilan sosial sebagai hal sentral dalam menghadapi tantangan globalisasi dan memperkuat hak-hak pekerja serta kesempatan kerja yang layak.

Makna dan tujuan Hari Keadilan Sosial Sedunia

1. Memperjuangkan kesetaraan dan inklusi sosial

Hari Keadilan Sosial Sedunia dimaksudkan untuk membangun kesadaran global tentang perlunya keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Keadilan sosial diartikan sebagai distribusi kesempatan, hak, serta sumber daya yang adil dan merata, tanpa diskriminasi berdasarkan status ekonomi, gender, usia, ras, agama, budaya, atau kondisi sosial lainnya.

Peringatan ini juga menyoroti perlunya solidaritas dalam konteks global untuk menghapus hambatan yang mencegah akses terhadap hak dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, pekerjaan yang layak, serta perlindungan sosial. Dengan demikian, keadilan sosial tidak hanya berkaitan dengan isu ekonomi tetapi juga menyentuh aspek hak asasi manusia dan martabat manusia secara menyeluruh.

2. Memerangi kemiskinan dan pengangguran

Salah satu tujuan utama Hari Keadilan Sosial Sedunia adalah mengatasi kemiskinan dan pengangguran di berbagai belahan dunia. Peringatan ini memberi ruang untuk mengingatkan komunitas internasional bahwa pertumbuhan ekonomi harus disertai kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi secara penuh dalam pembangunan.

Kegiatan peringatan sering melibatkan pembahasan kebijakan nasional dan internasional yang fokus pada penciptaan lapangan kerja layak, perlindungan sosial yang kuat, dan inklusivitas sosial sebagai bagian penting dari struktur masyarakat yang adil dan berkelanjutan.

3. Hubungan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan

Hari Keadilan Sosial Sedunia juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama yang berkaitan dengan penghapusan kemiskinan (SDG 1), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta pengurangan kesenjangan (SDG 10). Upaya memperkuat keadilan sosial dipandang sebagai fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan adil bagi semua lapisan masyarakat.

Langkah dan kegiatan dalam peringatan ini

1. Kampanye global dan kegiatan nasional

Setiap tahunnya, berbagai organisasi internasional, termasuk PBB dan ILO, serta pemerintahan dan kelompok masyarakat sipil di berbagai negara mengadakan kegiatan untuk memperingati Hari Keadilan Sosial Sedunia. Kegiatan ini mencakup seminar, konferensi, kampanye pendidikan publik, dan diskusi kebijakan yang menyoroti tema-tema utama seperti diskriminasi, inklusi, pekerjaan layak, serta perlindungan sosial.

Contoh tema peringatan mencakup isu transisi kerja yang adil dalam konteks perubahan iklim dan teknologi, upaya peningkatan perlindungan sosial, serta promosi dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.

Hari Keadilan Sosial Sedunia 20 Februari merupakan komitmen global terhadap keadilan, kesetaraan, dan solidaritas sosial. Melalui penetapan oleh PBB dan dukungan berbagai organisasi internasional, peringatan ini menjadi ajang refleksi dan tindakan bersama untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan inklusif bagi semua kalangan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News