Diklat PPIH 2026 tekankan kesiapan Mental untuk tekan stres petugas
Laporan: Bhery Hamzah/Radio Elshinta
Wakil Ketua Diklat PPIH Arab Saudi 2026 Kolonel (Purn) Kurniawan Muftiono mengatakan, penyelenggaraan Diklat PPIH tahun ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan mental petugas agar mampu menekan tingkat stres saat bertugas melayani jamaah haji di Arab Saudi.
“Secara langsung stres itu tidak terwujud, tapi kalau fisik tidak siap, tidak siap meninggalkan keluarga, itu bisa terlihat dari cara seseorang melayani,” ujar Muftiono usai memberikan materi di kelas besar Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Muftiono menjelaskan, stres memiliki tahapan, mulai dari ringan hingga berdampak pada sikap petugas, seperti melepas tanggung jawab atau kedisiplinan. “Ada yang masak bodoh, ada yang melepas tanggung jawab, bahkan melepas seragam, itu salah satu bentuk stres,” katanya.
Menurut Muftiono, Diklat PPIH 2026 dirancang sebagai upaya perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun, dengan menekankan kesiapan fisik, ilmu, ketahanan mental, dan kekompakan. “Dengan mempersiapkan fisik, ilmu, ketahanan, dan kekompakan, insya Allah tingkat stres itu bisa dikurangi,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga hari ke-13 Diklat, kondisi peserta dinilai stabil dan terus meningkat. “Makin hari makin semangat, makin solid, bahkan di tengah cuaca hujan dan perpindahan antar gedung,” kata Muftiono.

