Haji 2026: Petugas nyatakan siap gendong jemaah lansia saat tiba di Madinah
Petugas Daker Madinah menyiapkan layanan prima dengan bantuan fisik hingga armada bus tambahan untuk memudahkan mobilisasi jemaah haji lansia dan disabilitas.
Bhery/Elshinta
Penyelengga ibadah haji tahun ini menyatakan memperkuat komitmen Haji Ramah Lansia dan Disabilitas. Meski armada bus antarkota di Madinah belum didesain khusus, para petugas disiagakan untuk memberikan tenaga ekstra demi kelancaran mobilisasi jemaah.
Kepala Seksi Transportasi Daker Madinah, Muslih, menyatakan bahwa petugas akan langsung turun tangan memberikan bantuan fisik di lapangan.
"Kita akan berjibaku membantu jemaah ketika ada yang membutuhkan bantuan atau keterbatasan fisik, kita bantu menurunkan dari bus secara maksimal," ujar Muslih, di Madinah, Selasa (21/4/2026).
Pelayanan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kenyamanan tamu Allah selama berada di Tanah Suci. Petugas dipastikan tidak ragu melakukan tindakan yang diperlukan demi keselamatan jemaah setibanya di hotel.
"Nanti kita akan melihat bagaimana jemaah digotong, digendong, bahkan dengan kursi roda sampai di bawah," lanjut Muslih mengenai jaminan pelayanan bagi para lansia.
Terkait distribusi jemaah yang rombongannya terpaksa terpisah di hotel berbeda, seksi transportasi telah menyiapkan langkah mitigasi yang cepat. Bus utama akan diarahkan terlebih dahulu menuju hotel dengan jumlah jemaah terbanyak.
"Kita sudah memitigasi ketika pisah hotel itu, ditempatkan di hotel yang terbesar terlebih dahulu, kita turunkan," kata Muslih menjelaskan prosedur awal penempatan.
Bagi jemaah yang harus menuju akomodasi berbeda, petugas memastikan proses perpindahan berjalan efisien tanpa membiarkan mereka menunggu lama. Transportasi penghubung telah disiagakan untuk mendukung mobilitas tersebut.
"Bilamana membutuhkan evakuasi, kita dari transportasi menyiapkan kendaraan mini bus atau coaster atau bahkan mobil kecil untuk membantu memindahkan jemaah ke hotel berikutnya," tambah Muslih.
Bhery Hamzah/Rama