Indonesia kecam pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland

Update: 2026-01-01 08:50 GMT

Logo Kementerian Luar negeri (Antara)

Elshinta Peduli

Indonesia menolak keras pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland, wilayah separatis Republik Federal Somalia, dan memandangnya sebagai ancaman serius bagi keamanan kawasan Tanduk Afrika (Horn of Africa) dan Laut Merah.

Hal tersebut disepakati dalam pernyataan bersama antara menteri luar negeri antarkawasan yang meliputi Indonesia dan 21 negara lain beserta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang disepakati pada 26 Desember 2025.

Pengakuan kedaulatan Somaliland tersebut dianggap dapat “memberi dampak serius bagi perdamaian dan keamanan internasional serta menunjukkan pelanggaran besar Israel terhadap hukum internasional,” demikian bunyi pernyataan bersama sebagaimana disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di media sosialnya, Rabu malam (31/12).

Indonesia sepakat bahwa pengakuan Israel atas Somalia, yang merupakan wilayah integral Republik Federal Somalia, sebagai pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengakui kepentingan melindungi kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

Dengan mengakui Somaliland, Israel dipandang sedang menunjukkan sikap “ekspansionisme” secara nyata, kata pernyataan bersama tersebut.

Lebih lanjut, Indonesia bersama negara-negara peserta pernyataan bersama menegaskan kembali dukungan terhadap kedaulatan Republik Federal Somalia dan menolak segala upaya untuk merongrong persatuan dan keutuhan wilayah negara tersebut.

“Pengakuan sebagian wilayah (sebagai negara berdaulat) menjadi preseden yang serius dan mengancam perdamaian dan keamanan internasional, serta melanggar dasar-dasar hukum internasional berdasarkan Piagam PBB,” kata pernyataan bersama tersebut.

Elshinta Peduli

Indonesia, dalam pernyataan bersama tersebut, juga menentang keras upaya menjadikan pengakuan Somaliland sebagai langkah untuk melancarkan upaya “pengusiran secara paksa warga Palestina dari wilayahnya”.

Pada Jumat (26/12), Israel secara mengejutkan menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland, wilayah separatis Somalia, sebagai negara berdaulat.

Somaliland, yang hingga pekan lalu belum memperoleh pengakuan resmi dari negara manapun sejak menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.

Pemerintah Somalia menolak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka, menganggapnya sebagai bagian integral dari wilayahnya, serta memandang setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengan wilayah tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News