PBB minta konflik AS–Israel–Iran segera dideeskalasi
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. ANTARA/Xinhua/HO-UN Photo/Manuel Elias/aa.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak deeskalasi segera dan penghentian permusuhan di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan Teheran.
“Saya menyerukan deeskalasi dan penghentian permusuhan segera. Alternatifnya adalah konflik yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas kawasan,” kata Guterres dalam rapat Dewan Keamanan PBB.
Seperti dilaporkan RIA Novosti dari Markas PBB, New York, Ahad, Guterres mendesak semua pihak segera kembali ke meja perundingan, khususnya terkait program nuklir Iran, guna mencegah krisis semakin memburuk.
Menurutnya, segala upaya harus dilakukan untuk mencegah eskalasi lanjutan yang berpotensi memperluas konflik di kawasan yang sudah tegang.
“Untuk itu, saya menyerukan kepada semua negara anggota agar secara ketat mematuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam PBB,” ujarnya.
Guterres juga meminta semua pihak menghormati dan melindungi warga sipil sesuai hukum humaniter internasional serta memastikan keselamatan fasilitas nuklir.
“Mari bertindak secara bertanggung jawab dan bersama-sama untuk menarik kawasan ini, dan dunia kita, menjauh dari jurang konflik,” katanya.
Amerika Serikat dan Israel, Sabtu, melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan puluhan korban sipil.
Iran kemudian melancarkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel serta menargetkan instalasi militer AS di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik

