Wamen Stella: Alumni Indonesia lulusan AS harus bermanfaat bagi bangsa
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie pada acara Alumni United States of America di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). /ANTARA FOTO/Asri Mayang Sari.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa alumni Indonesia yang menempuh pendidikan di Amerika Serikat memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat ilmu bagi bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Stella dalam acara Alumni United States of America di Jakarta, Sabtu (11/4). Ia menekankan bahwa kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri harus diikuti dengan kontribusi nyata, baik di dalam maupun luar negeri.
"Kalian memiliki tanggung jawab atas kesempatan yang telah kalian raih di Amerika Serikat - bawalah kembali manfaatnya bagi negara dan bangsa ini, di mana pun kalian berada, baik di sini maupun di negara lain," katanya.
Selain itu, Stella menilai para alumni juga memegang peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai pendidikan liberal dan inklusivitas kepada masyarakat luas.
"Pencarian ilmu pengetahuan dapat dilakukan oleh siapa saja dan seharusnya dilakukan oleh semua orang demi kebaikan umat manusia," ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi para alumni yang telah membawa ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai positif bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
"Terima kasih atas segala kerja keras yang telah kalian lakukan," ucapnya.
Menurut Stella, kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di bidang pendidikan, terus memberikan manfaat bagi kedua negara. Ia mengapresiasi peluang yang diberikan kepada talenta Indonesia untuk mengenyam pendidikan di negeri tersebut.
"Tentu saja, kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan Amerika Serikat kepada para talenta terbaik dan paling cemerlang dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat kerja sama pendidikan internasional.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program unggulan Government High School di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
"Untuk mendukung itu, kami bermitra dengan kedutaan serta para alumni guna menciptakan lebih banyak peluang dalam menghadirkan kembali talenta-talenta terbaik," katanya.
Acara Alumni United States of America tersebut dihadiri lebih dari 600 alumni universitas di Amerika Serikat serta peserta program pertukaran yang didanai pemerintah dan militer AS. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.


