Polandia raih gelar United Cup pertama di Sydney

Update: 2026-01-12 04:00 GMT

Tim tenis Polandia merayakan kemenangan United Cup setelah mengalahkan Swiss pada babak final di Sydney, Australia, Minggu (11/1/2026). ATP

Elshinta Peduli

Hubert Hurkacz mengakhiri comeback setelah cedera dengan memimpin kemenangan Polandia atas Swiss pada ajang tim campuran United Cup di Sydney, Australia, Minggu (11/1) malam.

Bermain di turnamen pertamanya dalam tujuh bulan setelah operasi lutut, mantan petenis peringkat enam dunia itu membutuhkan kemenangan 6-3, 3-6, 6-3 atas Stan Wawrinka untuk menjaga timnya tetap bertahan setelah kekalahan Iga Swiatek 3-6, 6-0, 6-3 dari Belinda Bencic.

"Saya agak kehabisan kata-kata. Ini benar-benar luar biasa," kata Hurkcaz dikutip dari ATP.

"Tentu saja secara pribadi, tetapi juga hari yang sangat besar bagi Polandia, bagi tenis Polandia. Kami menunjukkan betapa kuatnya kami sebagai negara Polandia dalam tenis. Memenangi trofi itu, rasanya luar biasa. Setelah kami hampir menang dua kali."

"Sangat bersyukur kepada seluruh tim, semua orang saling mendukung, bersama-sama dan menikmati kompetisi," ujar petenis berusia 28 tahun itu.

Hurkacz melepaskan 18 ace ke arah Wawrinka dan menyelamatkan delapan dari sembilan break point yang dihadapinya.

Ia memenangi empat dari lima pertandingan tunggalnya di United Cup, termasuk dua kemenangan atas pemain Top 10, Alexander Zverev dan Taylor Fritz, dalam penampilan pertamanya sejak Juni tahun lalu.

Hurckaz menebus kekecewaan setelah dua kali hampir menang di dua final United Cup sebelumnya. Pada 2024 ia memiliki dua match point sebelum kalah dari Zverev. Tahun lalu Fritz mengalahkannya di tie-break set ketiga.

Elshinta Peduli

Pada partai penentuan, Jan Zielinski kembali tampil dominan saat ia berpasangan dengan Katarzyna Kawa untuk meraih kemenangan ganda campuran kelima mereka, 6-4, 6-3, atas Jakub Paul dan Bencic yang sebelumnya tak terkalahkan.

"Akhirnya, kami berhasil, keberuntungan di percobaan ketiga," kata Swiatek saat upacara penyerahan trofi.

"Saya benar-benar merasa ini adalah upaya tim tahun ini. Hubi, sungguh comeback yang luar biasa setelah berbulan-bulan. Kamu bermain luar biasa. Kamu menginspirasi kami semua dengan tekadmu."

"Saya merasa kamu telah meningkatkan setiap aspek permainan kami. Tim ganda kami, wow! Kalian mengalahkan semua orang. Itu luar biasa," ujar petenis berusia 24 tahun itu.

Meski kalah, Bencic dinobatkan sebagai pemain terbaik United Cup.

"Momen ini sangat campur aduk. Kita bisa sangat bangga pada diri kita sendiri dan kita benar-benar pantas merayakan ini," ujar Bencic.

"Ini benar-benar salah satu minggu terbaik dalam hidupku."

Pada partai pertama babak final, Bencic melanjutkan catatan tak terkalahkannya dengan kemenangan comeback 3-6, 6-0, 6-3 atas Swiatek.

"Selalu menjadi tantangan bermain melawannya dan setiap kali saya bermain melawannya, saya mencari cara untuk meningkatkan dan mempersulit hidupnya," kata Bencic.

"Saya pikir perbedaannya hari ini adalah saya bermain sangat bebas, saya benar-benar menikmati di lapangan dan saya benar-benar berusaha keras."

Laga final juga penuh emosi bagi kapten Swiss berusia 40 tahun, Wawrinka, yang berharap memulai musim perpisahannya dengan gelar United Cup.

Juara Grand Slam tiga kali Wawrinka memainkan empat pertandingan tiga set sepanjang turnamen, tetapi akhirnya hanya meraih satu kemenangan dalam lima penampilan tunggalnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News