Sabar/Reza maksimalkan sparing di Pelatnas PBSI jelang Kejuaraan Asia

Update: 2026-04-01 13:50 GMT

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama (kiri) dan Moh Reza Pahlevi Isfahani (kanan) mengembalikan kok ke arah lawan senegaranya, Nikolaus Joaquin dan Raymond Indra pada babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Sabar/Reza terhenti di babak semi final setelah kalah dua gim 19-21 dan 14-21. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Indomie

Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani memaksimalkan persiapan menuju Kejuaraan Asia (BAC) 2026 dengan menjalani latihan bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, guna meningkatkan kualitas permainan menghadapi persaingan ketat di level Benua Kuning.

Pasangan non-pelatnas tersebut memilih bergabung berlatih di Cipayung setelah libur Lebaran karena menilai lingkungan latihan di pelatnas memberikan kualitas sparing partner yang sepadan dengan level mereka.

“Kami mulai latihan di sini sekitar H+3 Lebaran. Kami memang mengajukan diri untuk latihan di pelatnas dan disambut baik. Secara kualitas permainan, speed, dan intensitas latihan sangat membantu karena levelnya seimbang,” kata Sabar kepada pewarta di Pelatnas PBSI, Rabu.

Ia menambahkan kesempatan berlatih dengan pemain-pemain pelatnas membuat program persiapan mereka menjelang turnamen menjadi lebih optimal, terutama dalam menjaga tempo permainan dan konsistensi performa di lapangan.

Pelatih Sabar/Reza, Hendra Setiawan, juga mengungkapkan fasilitas dan kualitas lawan latihan di pelatnas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesiapan teknis maupun fisik anak asuhnya menjelang turnamen.

“Dari sisi latihan sebenarnya sudah cukup lengkap. Yang penting mereka bisa banyak sparing dengan pemain yang levelnya setara. Itu yang bisa membantu meningkatkan kecepatan permainan,” ujar Hendra.

Elshinta Peduli

Peraih empat gelar juara dunia ganda putra tersebut juga menyebut saat ini yang terpenting adalah menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan ke China, termasuk menghindari risiko cedera dan kelelahan akibat latihan berlebihan.

“Sekarang yang penting jaga kondisi saja, jangan sampai cedera atau sakit. Reza tadi juga kurang enak badan, jadi lebih baik istirahat daripada dipaksakan karena sudah dekat dengan turnamen,” kata Hendra.

Sabar/Reza dijadwalkan bertolak ke Ningbo, China, pada akhir pekan ini untuk mengikuti BAC 2026 yang berlangsung pada 7–12 April di Ningbo Olympic Sports Center.

Pada babak pertama, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai. Menghadapi turnamen tersebut, Sabar menegaskan fokus utama mereka adalah tampil maksimal sejak pertandingan awal di tengah meratanya kekuatan ganda putra Asia.

“Sekarang persaingan ganda putra sudah sangat merata, jadi kami mau fokus dari pertandingan pertama dulu. Target pasti ingin hasil terbaik, tapi yang penting step by step,” ujarnya.

Pada edisi tahun lalu, langkah Sabar/Reza terhenti di babak pertama setelah kalah dari pasangan China Chen Boyang/Liu Yi melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-11, 12-21, 19-21.

Selain membidik hasil maksimal di BAC, Sabar/Reza juga berharap penampilan mereka dapat membuka peluang untuk masuk dalam skuad Indonesia pada Thomas Cup mendatang, meski hingga kini belum ada kepastian terkait hal tersebut.

“Kalau ditanya soal Thomas Cup tentu ingin bisa membela Indonesia. Tapi untuk sekarang kami fokus dulu ke BAC dan memberikan yang terbaik,” kata Sabar.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News