Singleton: Pertahanan rapat kunci kemenangan Pelita Jaya atas Hangtuah

Update: 2026-03-07 23:41 GMT

Pebasket Pelita Jaya Jakarta Muhamad Arighi (tengah) terjatuh bersama pebasket Hangtuah Jakarta Vander Lee Blue (kanan) usai berebut bola pada pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di GOR Ciracas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Pelita Jaya Jakarta menang dengan skor 73-63. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU)

Indomie

Pelatih Pelita Jaya Jakarta David Singleton mengatakan, pertahanan rapat menjadi kunci kemenangan 73-63 timnya atas Hangtuah Jakarta, pada pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026, Sabtu malam.

Menurut Singleton, pada laga yang digelar di di GOR Ciracas, Jakarta Timur, itu, pertahanan yang digalang Jeff Withey dan kawan-kawan dapat membendung permainan disiplin tuan rumah.

"Ya, menurut saya permainan malam ini kami mencoba melakukan hal yang benar. Meski menang, kami juga tidak bermain dengan sempurna dan masih melakukan banyak kesalahan," kata Singleton seusai pertandingan.

Menurut dia, timnya sempat memberi terlalu banyak ruang bagi lawan untuk mencetak angka mudah, terutama melalui layup terbuka. Namun secara keseluruhan, pertahanan tim tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Pelatih asal Amerika Serikat (AS) itu menyatakan, dominasi dalam perebutan rebound menjadi salah satu faktor penting yang membantu timnya mempertahankan keunggulan.

Sebab, Pelita Jaya mampu membukukan total 57 rebound, baik saat bertahan maupun menyerang.

Selain itu, Pelita Jaya juga mampu memaksimalkan peluang dari garis lemparan bebas (free throw) guna menjaga jarak angka dari kejaran Hangtuah.

Pada kesempatan yang sama, center Pelita Jaya Jeff Withey mengatakan kontribusi kolektif para pemain juga berperan penting dalam menjaga konsistensi permainan tim sepanjang laga, walaupun sempat imbang 48-48 pada akhir kuarter ketiga.

"Saya pikir kami membuat banyak kesalahan secara ofensif, tetapi secara defensif kami melakukan tugas yang sangat bagus," ujar mantan pemain NBA yang sempat membela Dallas Mavericks tersebut.

Elshinta Peduli

Dia menambahkan, sejumlah pemain lokal menunjukkan performa yang solid, termasuk Muhamad Arighi serta Putu Pande yang mampu menjalankan perannya dengan baik saat mendapat kesempatan bermain.

Selain itu, pemain muda seperti Hendrick Xavi Yonga juga dinilainya tampil konsisten sepanjang musim ini.

Withey mengakui, timnya sempat mengalami kesulitan pada dua kuarter awal ketika Hangtuah menerapkan pertahanan zona yang membuat serangan mereka kurang efektif.

Namun, penyesuaian strategi dari pelatih serta improvisasi pemain di lapangan membuat tim menemukan ritme permainan pada paruh kedua pertandingan.

Sementara itu, kemenangan tersebut juga mengukuhkan Pelita Jaya Jakarta sebagai pemegang rekor laga 11-0 (menang-kalah), alias belum terkalahkan hingga pekan kedelapan IBL GoPay 2026.

Tim juara IBL 2024 itu menjadi satu-satunya klub yang belum terkalahkan pada musim ini dan memimpin klasemen sementara dengan 22 poin dari 11 laga.

Hangtuah mencatatkan rekor laga 6-6 dan berada di peringkat kelima dengan 18 poin dari 12 laga.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News