Balon udara membawa petasan meledak di atap rumah warga Semarang

Update: 2026-03-23 09:10 GMT

 Foto: Joko Hendrianto/Radio Elshinta

Indomie

Sebuah balon udara yang membawa serenteng petasan berdiamter 3 cm mendarat dan meledak di atap rumah warga Semarang pada Sabtu (21/3/2026) siang pukul 13.30. Akibatnya rumah milik Darto (55), wiraswastawan di Jl Mulawarman Timur, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang itu gentingnya rusak dan plafonnya jebol.

Rumah itu sedang ditinggal mudik Darto ke Tasikmalaya bersama keluarganya. Tidak ada korban jiwa. Namun empat ledakan beruntun itu mengagetkan warga di kampung tersebut, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Warga yang mendekat mendapati sebuah balon udara membawa rangkaian petasan mendarat di atap rumah Darto. Mereka kemudian melaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramas dan langsung diteruskan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.

Tim piket fungsi yang dipimpin Perwira Pengawas segera tiba di lokasi dan melakukan pengamanan area. Polisi mendapati sejumlah petasan berbagai ukuran yang belum sempat meledak. Seluruh petasan itu kemudian diamankan untuk mencegah risiko lanjutan.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan warga, balon udara diduga berasal dari wilayah timur lokasi kejadian dan terbang tanpa kendali terbawa angin. Beban petasan yang terlalu berat menyebabkan balon kehilangan daya angkat hingga akhirnya jatuh menimpa atap rumah warga.

Balon udara berupa parasut yang terbakar itu dan belasan petasan itu kemudian dimusnahkan dengan cara direndam air.

Kapolsek Tembalang, Kristiyastuti Handayani menjelaskan, “Polisi akan menindak tegas aktivitas penerbangan balon udara liar yang disertai bahan peledak karena membahayakan keselamatan Masyarakat.”

Ia juga meminta warga segera melapor apabila mengetahui aktivitas serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News