BPBD: Luapan air sungai penyebab banjir di Cipondoh Tangerang

Update: 2026-04-07 04:00 GMT

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar. ANTARA/Irfan

Indomie

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten menyebut bencana banjir saat ini tak hanya karena faktor hujan, tetapi juga disebabkan luapan air sungai, sehingga beberapa titik wilayah terendah tergenang.

"Meski di Kota Tangerang tak hujan, ketika di Tangerang Selatan hujan deras dan air mengalir di kali Angke, bisa membuat pemukiman yang berada di hilir terendam banjir. Ini jadi penyebab banjir di wilayah bendungan Polor Cipondoh," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Selasa

Ia mengatakan pemukiman warga yang dekat dengan aliran sungai dan kali diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca. Sebab, peningkatan debit air karena hujan di wilayah lain, bisa menyebabkan banjir di pemukiman warga. Hal ini terjadi pada peristiwa banjir di sekitar bendungan Polor Cipondoh.

Hujan deras yang terjadi akhir pekan lalu membuat banjir di pemukiman warga tersebut, karena debit air di kali Angke meningkat. Oleh karena itu, perlu kewaspadaan dari warga ketika adanya peningkatan debit air.

"Kami juga imbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan terjadi sepekan ke depan. Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi atmosfer didominasi hujan ringan hingga sedang dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi," ujarnya.

Sebagai informasi, untuk layanan kegawatdaruratan di Kota Tangerang masyarakat bisa mengakses call center 112 atau untuk BPBD Kota Tangerang, bisa ke nomor piket 021-5582-144 yang juga aktif selama 24 jam. Sementara itu, banjir di wilayah Candulan sekitar jembatan Polor Cipondoh berangsur surut dan sejumlah warga telah mendapatkan bantuan makanan dan sebagian lainnya di evakuasi.

Elshinta Peduli

Ia menjelaskan banjir yang terjadi di wilayah Candulan tersebut merupakan dampak kiriman air dari wilayah hulu, yang sebelumnya mengalami hujan dengan intensitas cukup tinggi.

“Air dari wilayah hulu mengalir ke kali Angke dan berdampak pada wilayah hilir, terutama di sekitar bendungan dan jembatan Polor. Di titik ini aliran air cenderung terhambat, ditambah dengan adanya tumpukan sampah yang terbawa arus, sehingga genangan lebih cepat terjadi,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi mengatakan kebutuhan logistik dan permakanan bagi warga terdampak banjir telah terpenuhi sejak kemarin hingga kini.

"Pemkot Tangerang terus berupaya memastikan distribusi bantuan berjalan optimal dan tepat sasaran, khususnya bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian maupun yang terdampak langsung oleh banjir," katanya.

Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News