Gempa kuat di Honshu Jepang tak sebabkan korban jiwa
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Myochin Mitsuru, dalam diskusi di Jakarta, Kamis (23/4/2026). ANTARA/Katriana
Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyampaikan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah timur laut Pulau Honshu, Jepang, pada Senin (20/4), tidak menimbulkan korban jiwa.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Myochin Mitsuru mengatakan bahwa meskipun guncangan gempa cukup kuat, tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Jepang melaporkan gempa terjadi di wilayah timur laut Pulau Honshu, tepatnya di sekitar Prefektur Aomori dan Iwate.
Magnitudo gempa awalnya dilaporkan sebesar 7,5, namun kemudian diperbarui menjadi 7,7. Kedalaman gempa juga direvisi dari 10 kilometer menjadi 18 kilometer.
Media Jepang NHK melaporkan bahwa tsunami sempat terdeteksi di laut dan bergerak menuju wilayah pesisir Aomori serta Iwate.
Meski demikian, Myochin menyebutkan bahwa dampak tsunami tersebut tidak terlalu besar sehingga tidak menimbulkan kerusakan serius.
Ia menambahkan bahwa terdapat sembilan orang yang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.
Di sisi lain, Jepang dan Indonesia sebagai negara yang sama-sama rawan bencana alam telah menjalin kerja sama dalam bidang penanggulangan bencana.
Dalam diskusi antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Jepang menyampaikan keinginan untuk memperkuat kerja sama dalam pengendalian banjir serta upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan teknologi satelit milik Jepang.
Myochin menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi satelit memerlukan pengawasan teknis yang mendalam. Namun, teknologi tersebut dapat membantu Indonesia memperkuat sistem peringatan dini, termasuk untuk menghadapi topan dan bencana lainnya.
Selain itu, Jepang juga telah mengirimkan sejumlah ahli untuk bekerja sama dengan otoritas Indonesia dalam pengembangan sistem manajemen bencana.
Menurut Myochin, saat ini kedua negara masih menjajaki bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan dalam bidang penanggulangan bencana.