Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik menghanguskan sebuah gudang onderdil sekaligus bengkel sepeda motor di Jalan Cendrawasih Raya No.70, RT.11 RW.07 Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026) malam. ANTARA/Risky Syukur
Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik menghanguskan sebuah gudang onderdil sekaligus bengkel sepeda motor di Jalan Cendrawasih Raya No.70, RT.11 RW.07 KCengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/4) malam.
"Dugaan penyebab, karena korsleting listrik," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.42 WIB.
"Langsung pengerahan unit dan personel sebanyak 20 unit mobil pemadam dengan 100 personel untuk mengatasi kebakaran di area seluas kurang lebih 560 meter persegi itu," kata dia.
Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 21.47 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.00 WIB, namun proses pendinginan masih terus berlangsung hingga Sabtu pagi.
"Sampai saat ini pukul 08.30 WIB di lokasi masih terus proses pendinginan," ucap Syaiful.
Awalnya, kata Syaiful, warga melihat percikan api dari kabel udara sekitar pukul 21.35 WIB. Beberapa menit kemudian, api membesar dan menyambar ke dalam gudang, barulah warga setempat bergegas mendatangi pos Damkar terdekat.
Setibanya tim Damkar di lokasi, nyala api dilaporkan sudah cukup besar di dalam gudang. Syaiful mengungkapkan bahwa banyaknya material dan bahan mudah terbakar di dalam gudang membuat seluruh api cepat membesar dan seisi bangunan ludes tak tersisa.
"Habis semua itu 'sparepart' di dalam tak tersisa, hangus. Karena bangunan itu tiga lantai. Bangunan lantai tiganya ambruk ke lantai dua," ungkap Syaiful.
Syaiful juga menjelaskan bahwa proses pemadaman sempat terkendala karena banyaknya material oli yang ikut terbakar dan reruntuhan bangunan yang menutupi bara api.
"Makanya memang proses pemadaman juga terkendala satu karena 'sparepart'. Banyak oli yang terbakar, jadi sulit dipadamkan. Apinya bandel," kata dia.
Kemudian, banyaknya titik api yang tertimbun di bawah reruntuhan tembok juga membuat proses pemadaman menjadi terhambat. Terkait penyebab kebakaran, Syaiful menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Namun, menurut keterangan warga sekitar, hal tersebut berasal dari kabel udara yang berada di luar bangunan. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih berupa dugaan, sehingga belum dapat dipastikan penyebab sebenarnya.


