Ciri oli mesin motor harus diganti

Kenali ciri oli mesin motor harus diganti agar performa optimal dan mesin tidak cepat rusak, terutama saat mobilitas meningkat ketika Ramadan dan jelang mudik.

Update: 2026-02-24 09:24 GMT

Kenali ciri oli mesin motor harus diganti. (Sumber: AI Generated Images)

Indomie

Mengetahui ciri oli mesin motor harus diganti menjadi hal penting bagi setiap pemilik kendaraan, terutama saat mobilitas meningkat di bulan Ramadan. Aktivitas seperti berburu takjil, pulang kerja menjelang berbuka, hingga persiapan mudik membuat sepeda motor bekerja lebih keras dari biasanya. Jika tanda-tanda oli sudah aus diabaikan, risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin bisa terjadi.

Karena itu, memahami gejala oli yang harus segera diganti merupakan langkah preventif menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

Pentingnya mengganti oli motor

Kebiasaan penggunaan motor ketika bulan Ramadan berbeda dibandingkan hari-hari biasa. Kondisi lalu lintas yang padat membuat mesin bekerja lebih keras dan suhu mesin meningkat lebih cepat.

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas, pendingin, dan pembersih sisa pembakaran. Jika kualitasnya menurun, fungsi-fungsi tersebut tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda fisik maupun teknis pada kendaraan menjadi kunci silaturahmi tetap lancar tanpa kendala teknis di jalan.

Ciri oli mesin motor harus diganti

Terdapat beberapa indikator yang bisa dirasakan langsung oleh pengendara:

1. Perubahan warna oli menjadi hitam pekat

Ciri oli mesin motor harus diganti yang paling mudah dikenali adalah melalui warnanya. Oli baru umumnya berwarna cokelat kekuningan atau biru transparan tergantung jenisnya. Seiring penggunaan, oli akan terkontaminasi oleh kerak sisa pembakaran dan panas mesin, sehingga berubah menjadi hitam pekat dan kental. JIka mengeceknya dengan dipstik oli dan warnanya sudah sangat gelap, itu tandanya daya lumasnya sudah hilang.

Elshinta Peduli

2. Suara mesin terasa lebih kasar dan berisik

Pelumas yang masih baik akan melapisi gesekan antar komponen logam di dalam mesin dengan sempurna. Namun, saat oli sudah encer atau kotor, gesekan tersebut tidak lagi teredam. Hasilnya, muncul suara kasar atau bunyi "klotok-klotok" saat mesin dinyalakan atau ketika motor dipacu pada kecepatan tinggi. Hal ini merupakan sinyal bahwa perlindungan terhadap gesekan sudah sangat minim.

3. Getaran mesin terasa hingga ke setang motor

Pernahkah merasakan tangan lebih cepat pegal karena getaran motor yang tidak biasa? Getaran yang lebih kuat dari biasanya sering kali disebabkan oleh pelumasan yang tidak merata pada bagian kruk as dan piston. Kondisi ini biasanya semakin terasa saat motor dalam posisi stasioner atau berhenti di lampu merah.

4. Suhu mesin meningkat secara drastis

Oli juga berperan sebagai penyalur panas dari ruang bakar ke seluruh badan mesin untuk kemudian didinginkan oleh udara atau radiator. Ketika oli sudah habis masa pakainya, distribusi panas ini terhambat. Jika kaki mulai merasa hawa panas yang tidak wajar keluar dari area mesin, segera lakukan pengecekan volume dan kualitas pelumas.

5. Akselerasi motor terasa berat dan loyo

Saat molekul oli pecah, hambatan di dalam mesin meningkat. Hal ini berdampak langsung pada tarikan gas yang terasa berat. Motor tidak lagi responsif saat mencoba menyalip kendaraan lain. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena mesin membutuhkan tenaga ekstra untuk bergerak.

Waktu mengganti oli yang tepat

Secara umum, produsen sepeda motor menyarankan penggantian oli setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer sekali. Namun, di tengah jadwal Ramadan yang padat, ada baiknya melakukan pengecekan lebih awal.

  • Berdasarkan jarak tempuh: Perhatikan angka pada odometer. Jika sudah mencapai batas servis, jangan menunda penggantian.
  • Berdasarkan durasi waktu: Meski motor jarang digunakan, oli tetap bisa mengalami oksidasi. Idealnya, oli diganti setiap 2 hingga 3 bulan sekali.
  • Kondisi jalanan: Jika sering terjebak macet total (stop and go), mesin tetap bekerja meski motor diam. Dalam kasus ini, penggantian berdasarkan waktu lebih disarankan daripada jarak tempuh.

Persiapan mudik dan pengecekan menyeluruh

Menjelang akhir Ramadan, kebutuhan akan motor yang sehat penting bagi mereka yang berencana mudik ke kampung halaman. Selain mengganti oli mesin, pastikan juga untuk mengecek oli gardan bagi pengguna motor matic, kondisi ban, dan sistem pengereman. Melakukan perawatan rutin memastikan keselamatan diri dan keluarga selama perjalanan.

Jika ingin memperoleh pelumas berkualitas, bisa melalui bengkel resmi atau membelinya secara mandiri di marketplace tepercaya untuk memastikan keaslian produk. Dengan mesin yang sehat, perjalanan mencari keberkahan di bulan suci akan terasa lebih damai.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News