Perantau tapi tidak mudik? Lakukan hal ini biar tak bosan

Perantau tapi tidak mudik? Lakukan hal ini biar tak bosan selama libur Lebaran dengan aktivitas produktif, seru, dan menyehatkan mental.

Update: 2026-02-12 19:00 GMT

Perantau tapi tidak mudik? Lakukan hal ini biar tak bosan selama libur Lebaran dengan aktivitas produktif, seru, dan menyehatkan mental.

Elshinta Peduli

Tidak semua perantau bisa pulang kampung saat Lebaran, entah karena keterbatasan biaya, jadwal kerja, atau alasan personal lainnya. Kondisi ini kerap memicu rasa sepi, bosan, hingga jenuh, terutama ketika media sosial dipenuhi cerita mudik dan kebersamaan keluarga. Bagi perantau yang tidak mudik, bisa lakukan hal ini biar tak bosan selama libur Lebaran agar waktu di perantauan tetap terasa bermakna, produktif, dan menyenangkan.]

Libur Lebaran di perantauan tetap bisa diisi dengan aktivitas positif. Dengan cara yang tepat, momen ini justru dapat menjadi kesempatan untuk merawat kesehatan mental, mengembangkan diri, dan menikmati waktu dengan lebih berkualitas.

Perantau yang tidak mudik

Berdasarkan berbagai laporan media nasional, alasan perantau tidak mudik sangat beragam. Faktor ekonomi, beban pekerjaan, jarak tempuh yang jauh, hingga pertimbangan kesehatan menjadi penyebab utama. Selain itu, lonjakan harga tiket transportasi menjelang Lebaran juga membuat sebagian orang memilih bertahan di kota perantauan.

Rekomendasi kegiatan untuk perantau yang tidak mudik

Berikut sejumlah kegiatan yang direkomendasikan sebagai cara efektif mengisi libur Lebaran di perantauan.

1. Silaturahmi daring hingga kirim hampers

Teknologi memungkinkan perantau tetap terhubung dengan keluarga meski berjauhan. Melakukan panggilan video bersama orang tua dan kerabat saat Lebaran terbukti membantu mengurangi rasa kesepian.

Selain itu, mengirim hampers sederhana juga dapat menjadi bentuk perhatian dan kehadiran emosional. Aktivitas ini mampu menjaga kehangatan hubungan keluarga meski terpisah jarak.

Elshinta Peduli

2. Jelajahi wisata dan kuliner lokal

Libur Lebaran bisa menjadi momen ideal untuk menjelajah tempat wisata di sekitar kota perantauan yang biasanya ramai saat akhir pekan. Banyak destinasi wisata lokal justru lebih lengang saat musim mudik, sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih nyaman. Selain itu, wisata kuliner lokal dapat menjadi aktivitas menyenangkan.

3. Staycation untuk melepas penat

Perantau yang tidak mudik bisa merencanakan aktivitas menyenangkan, salah satunya staycation. Menginap di hotel atau penginapan dalam kota dapat membantu memulihkan energi dan menjaga kesehatan mental.

4. Mengikuti kegiatan sosial dan relawan

Sejumlah komunitas dan organisasi sosial membuka program relawan selama Lebaran, mulai dari berbagi makanan, santunan anak yatim, hingga kegiatan sosial di panti asuhan. Selain bermanfaat bagi sesama, aktivitas ini terbukti meningkatkan rasa bahagia dan kepuasan hidup.

5. Ikuti kursus online

Libur panjang juga dapat dimanfaatkan untuk mengikuti kursus daring, webinar, atau pelatihan keterampilan. Banyak platform edukasi menawarkan program singkat yang bisa diselesaikan dalam beberapa hari, mulai dari kelas desain, menulis, hingga pemasaran digital.

Upayakan menjaga kesehatan mental selama tidak mudik

Selain mengisi waktu dengan aktivitas positif, menjaga kesehatan mental tetap menjadi hal utama. Psikolog menekankan pentingnya perencanaan kegiatan agar perantau tidak terjebak dalam rasa sepi. Perencanaan aktivitas sejak awal dapat membantu perantau mengelola emosi, menghindari perasaan terisolasi, dan menciptakan suasana libur yang lebih bermakna.

Keuntungan untuk tetap di perantauan

Tidak mudik bukan berarti kehilangan makna Lebaran. Justru, waktu di perantauan bisa dimanfaatkan untuk:

  • Berefleksi diri
  • Memperbaiki keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi
  • Menjalani aktivitas yang selama ini tertunda

Dengan mindset yang tepat, libur Lebaran di perantauan bisa menjadi momen refleksi dan pemulihan diri.

Perantau yang tidak mudik bisa mengisi libur Lebaran melalui aktivitas produktif, menyenangkan, dan bermanfaat bagi kesehatan mental.Mulai dari silaturahmi daring, wisata lokal, hingga kegiatan sosial, semua bisa menjadi pilihan untuk membuat momen Lebaran tetap berkesan meski jauh dari kampung halaman.

Dengan perencanaan yang matang dan sikap terbuka terhadap pengalaman baru, libur Lebaran di perantauan tetap bisa menjadi waktu berkualitas yang penuh makna.

Elshinta Peduli

Similar News