John Herdman: Seharusnya kemenangan milik Indonesia

Update: 2026-03-31 02:00 GMT

Pelatih timnas Indonesia John Herdman pada jumpa pers pasca pertandingan final FIFA Series 2026 antara Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Laga ini dimenangkan Bulgaria dengan skor 1-0. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Indomie

Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengatakan seharusnya kemenangan menjadi milik Indonesia pada final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria yang berakhir kekalahan tipis 0-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

Herdman mengatakan hal ini karena menilai timnya lebih baik daripada Bulgaria, dengan Lapangbola mencatat Indonesia menguasai bola sebanyak 71 persen, sementara negara asal Eropa itu hanya 29 persen.

"Malam ini seharusnya menjadi kemenangan untuk Indonesia. Bulgaria adalah tim peringkat 80 dunia, tetapi menurut saya, malam ini Indonesia bermain lebih baik," kata Herdman dalam jumpa pers setelah pertandingan usai.

Dari jumlah penguasaan bola itu, Indonesia melepaskan enam tembakan yang hanya satu tepat sasaran, sementara Bulgaria dengan penguasaan bola sedikit tampil lebih efektif karena mampu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran, termasuk gol tendangan penalti Marin Petkov pada menit ke-38, dari total sembilan tembakan.

"Selamat untuk Bulgaria. Mereka memenangkan pertandingan dan mampu mengelola laga dengan baik—memperlambat tempo, mengontrol ritme. Itu bagus untuk mereka, karena itulah cara memenangkan pertandingan," kata Herdman memuji mentalitas Bulgaria sebagai tim yang lebih berpengalaman daripada Indonesia.

Ketika mengungkapkan mengapa Indonesia tak mampu mencetak gol, Herdman menyuruh awak media untuk bertanya kepada mistar gawang, yang menggagalkan peluang emas Indonesia dari upaya Ole Romeny pada menit ke-70.

Elshinta Peduli

"Kalau ditanya kenapa kami tidak mencetak gol, mungkin Anda harus bertanya kepada mistar gawang. Itu hampir menjadi gol kelas dunia dari Ole," ucap Herdman.

Dengan kekalahan ini, maka dua laga pertama Herdman bersama Indonesia berakhir dengan satu kemenangan dan satu kekalahan. Dari dua laga ini, tim Garuda mencetak empat gol dan hanya kemasukan satu gol.

Pelatih asal Inggris itu mengatakan kekalahan ini terasa menyakitkan, apalagi ia mengakui timnya bermain jauh lebih baik dari Bulgaria. Kendati demikian, kata dia, kekalahan ini akan dimanfaatkan timnya untuk terus belajar guna berkembang menjadi tim yang lebih kuat.

"Saya yakin para pemain akan belajar dari ini, akan berkembang. Tapi kami kecewa. Rasanya menyakitkan. Sangat menyakitkan," kata dia.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News