Simulasi babak 32 besar Piala Dunia 2026

Simulasi Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 membahas format 48 tim, mekanisme lolos fase gugur, jadwal resmi, dan analisis tim yang berpeluang lolos.

Update: 2026-01-15 08:04 GMT

Ilustrasi. (Sumber: Istimewa)

Elshinta Peduli

Piala Dunia 2026 semakin dekat. Menjelang laga banyak yang berasumsi bahwa edisi kali ini akan membawa sejarah baru, karena untuk pertama kalinya FIFA memperluas format turnamen menjadi 48 tim dan mengubah struktur fase gugur, dengan babak 32 besar sebagai pintu masuk fase knockout yang baru. Melalui format ini, dua pertiga tim dari fase grup akan melaju ke fase gugur, menawarkan lebih banyak pertandingan serta kesempatan bagi tim dari berbagai konfederasi untuk bersinar di panggung dunia.

Mekanisme lolos ke babak 32 besar

Piala Dunia 2026 memakai format 48 tim terbagi ke dalam 12 grup (A sampai L), masing-masing berisi empat tim. Dari fase grup yang berlangsung 11–27 Juni 2026, 32 tim akan lolos ke fase knockout, terdiri atas:

  • 12 juara grup
  • 12 runner-up grup
  • 8 tim peringkat ketiga terbaik

Format ini menjamin bahwa mayoritas tim tetap memiliki kesempatan panjang di turnamen, sekaligus mempertahankan intensitas kompetisi dari awal sampai akhirnya babak knockout penuh dimulai.

Jadwal lengkap babak 32 besar

Babak 32 besar akan digelar mulai 28 Juni hingga 3 Juli 2026. FIFA telah menetapkan jadwal pertandingan dan venue untuk setiap duel fase gugur ini, namun tim yang bertanding pada setiap nomor laga akan tergantung pada hasil akhir penyisihan grup. Berikut rincian jadwal babak 32 besar lengkap yang telah dirilis:

1. Minggu, 28 Juni 2026

  • Match 73: Runner-up Grup A vs Runner-up Grup B
  • Venue: SoFi Stadium, Los Angeles, Amerika Serikat
Elshinta Peduli

2. Senin, 29 Juni 2026

  • Match 74: Juara Grup E vs Peringkat 3 Terbaik (A/B/C/D/F) — Gillette Stadium, Boston
  • Match 75: Juara Grup F vs Runner-up Grup C — Estadio BBVA, Guadalupe (Monterrey)
  • Match 76: Juara Grup C vs Runner-up Grup F — NRG Stadium, Houston

3. Selasa, 30 Juni 2026

  • Match 77: Juara Grup I vs Peringkat 3 Terbaik (C/D/F/G/H) — MetLife Stadium, East Rutherford
  • Match 78: Runner-up Grup E vs Runner-up Grup I — AT&T Stadium, Arlington
  • Match 79: Juara Grup A vs Peringkat 3 Terbaik (C/E/F/H/I) — Estadio Azteca, Mexico City

4. Rabu, 1 Juli 2026

  • Match 80: Juara Grup L vs Peringkat 3 Terbaik (E/H/I/J/K) — Mercedes-Benz Stadium, Atlanta
  • Match 81: Juara Grup D vs Peringkat 3 Terbaik (B/E/F/I/J) — Levi’s Stadium, Santa Clara
  • Match 82: Juara Grup G vs Peringkat 3 Terbaik (A/E/H/I/J) — Lumen Field, Seattle

5. Kamis, 2 Juli 2026

  • Match 83: Runner-up Grup K vs Runner-up Grup L — BMO Field, Toronto
  • Match 84: Juara Grup H vs Runner-up Grup J — SoFi Stadium, Los Angeles
  • Match 85: Juara Grup B vs Peringkat 3 Terbaik (E/F/G/I/J) — BC Place, Vancouver

6. Jumat, 3 Juli 2026

  • Match 86: Juara Grup J vs Runner-up Grup H — Hard Rock Stadium, Miami Gardens
  • Match 87: Juara Grup K vs Peringkat 3 Terbaik (D/E/I/J/L) — Arrowhead Stadium, Kansas City
  • Match 88: Runner-up Grup D vs Runner-up Grup G — AT&T Stadium, Dallas

Jadwal di atas menunjukkan urutan pertandingan 16 laga yang akan menentukan siapa yang melaju ke babak 16 besar. Semua laga fase gugur memainkan sistem knockout langsung, jika hasil imbang setelah waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan dengan extra time dan adu penalti, sesuai aturan FIFA untuk fase KO.

Analisis tim yang mungkin lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026

1. Tim unggulan Eropa

Tim-tim dari Eropa hampir selalu menjadi tulang punggung fase gugur Piala Dunia. Negara-negara seperti Prancis, Spanyol, Inggris, Jerman, dan Portugal secara historis jarang gagal lolos dari fase grup. Dengan format baru yang memungkinkan hingga tiga tim per grup berpeluang lolos, kemungkinan tim Eropa tersingkir di fase awal semakin kecil. Selain kedalaman kekuatan tim, mayoritas pemain inti mereka bermain di liga top Eropa dengan intensitas kompetisi tinggi.

2. Kekuatan elit Amerika Selatan

Brasil dan Argentina tetap dipandang sebagai jaminan hampir pasti menuju babak 32 besar. Pasti banyak yang akan bersepakat bahwa dua negara ini memiliki stabilitas permainan dan mental yang sangat kuat. Uruguay dan Kolombia juga sering disebut sebagai tim yang mampu menembus fase gugur, berkat kombinasi pengalaman Piala Dunia dan regenerasi pemain yang relatif mulus dalam satu dekade terakhir.

3. Keuntungan tuan rumah dari CONCACAF

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada sebagai tuan rumah otomatis menjadi sorotan. Negara tuan rumah dalam tradisinya, hampir selalu lolos fase grup, terlepas dari kekuatan mereka yang masih relatif. Dukungan publik, adaptasi iklim, dan minimnya kelelahan perjalanan menjadi faktor non-teknis yang bisa saja menguntungkan.

4. Tim Asia yang konsisten

Jepang dan Korea Selatan sering disebut sebagai perwakilan Asia yang paling stabil di Piala Dunia. Kedua negara ini secara rutin lolos dari kualifikasi dengan performa solid dan memiliki pemain inti yang berkarier di Eropa. Kini, Jepang dan Korea tidak lagi sekadar “penambah suasana”, melainkan tim yang secara struktur serta formatnya siap bersaing untuk posisi aman menuju babak gugur.

5. Perwakilan Afrika yang potensial

Senegal, Maroko, dan Nigeria sering disebut sebagai kekuata yang paling konsisten dalam konfederasinya pada satu dekade terakhir. Maroko, khususnya, mendapat perhatian besar setelah performa impresif di Piala Dunia 2022. Media Eropa menilai bahwa tim-tim Afrika dengan basis pemain Eropa dan struktur federasi yang relatif stabil memiliki peluang besar lolos ke 32 besar, meskipun tetap punya kemungkinan rentan.

Format Piala Dunia 2026 dengan babak 32 besar adalah langkah terbesar FIFA dalam sejarah kompetisi berskala global ini. Dengan perluasan peserta dari 32 menjadi 48 tim, babak gugur menjadi lebih variatiif serta beragam dan membuat banyak negara memiliki peluang langsung pada fase knockout. Hal ini diharapkan akan meningkatkan antusiasme dan keseruan turnamen, serta mungkin melahir momen bersejarah yang baru.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News