44 Puskesmas kecamatan di Jakarta layani imunisasi kejar campak

Update: 2026-03-12 09:00 GMT

Petugas medis menyuntikkan imunisasi campak rubella kepada anak di salah satu Pusat Perbelanjaan, Jakarta, Minggu (4/9/2022). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Indomie

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan sebanyak 44 puskesmas kecamatan di Jakarta dan 200-an puskesmas pembantu (pustu) melayani kegiatan Imunisasi Kejar Serentak (IKS) 2026 campak yang diadakan pada Maret ini.

"Kegiatan IKS sudah diinstruksikan sejak awal Maret, pelaksanaannya bisa dilakukan di seluruh puskesmas, 44 puskesmas di Jakarta atau 200-an pustu di Jakarta," kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Budi Setiawan dalam siniar cegah campak di Jakarta, Kamis.

Selain itu, posyandu juga melayani kegiatan yang bertujuan agar anak memiliki antibodi melawan berbagai virus dan bakteri penyebab berbagai penyakit seperti campak itu.

"Bisa ditanyakan jadwalnya di (posyandu) masing-masing kelurahan, harusnya masuk juga IKS MR untuk bulan ini. Datangi puskesmas, lihat jadwalnya. Ada beberapa puskesmas mendatangi rumah-rumah terutama di kantong-kantong rentan," ujar Budi.

IKS campak 2026 menyasar anak usia 9-59 bulan yang terlewat diimunisasi dan memperkuat kekebalan komunitas. Tujuannya, untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mencegah penyebaran penyakit campak di ibu kota.

"Bila belum MR1 (Measles-Rubella dosis 1), dikejar vaksin, atau saat usia 3-4 tahun belum MR 1, harus dikejar, atau sudah MR1 tapi belum MR2, terlambat. Masih boleh. IKS itu populasinya lebih restriktif dan ada pertanyaan sebelumnya untuk melihat apakah dia layak diberikan vaksinasi MR dalam rangka IKS atau tidak," jelas Budi.

Elshinta Peduli

Pada tahun 2025, cakupan imunisasi campak di Jakarta yakni MR1 sebanyak 143.374 anak dan MR2 sebanyak 144.842 anak atau melebihi 100 persen dari capaian yang diharapkan, menunjukkan bahwa sebagian besar anak sasaran telah mendapatkan imunisasi campak secara terjadwal.

Namun, demikian masih terdapat perbedaan capaian antara wilayah. Contohnya di Kabupaten Kepulauan Seribu cakupan imunisasi masih lebih rendah yaitu MR1 sebesar 82,26 persen dan MR2 sebesar 83,68 persen, sehingga diperlukan upaya tambahan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi secara lengkap.

Sementara itu, berdasarkan data pemantauan imunisasi pada 2022-2025, diketahui masih terdapat sasaran imunisasi kejar yaitu 9.499 anak untuk MR1 dan 4.656 anak untuk MR2.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News