Arus Mudik Lebaran, One Way Nasional masih berlaku, Lalin Tol Jakarta–Cikampek terkendali

Update: 2026-03-19 15:43 GMT
Indomie

‎Korlantas Polri masih memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026, seiring tingginya volume kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah timur.

‎Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari penerapan sejak, Rabu (18/3/2026). Hingga saat ini, kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek terpantau relatif terkendali, meskipun peningkatan volume kendaraan mulai berdampak pada sejumlah jalur arteri.

‎‎Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sempat terjadi lonjakan arus kendaraan pada rentang pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, yang menunjukkan adanya dinamika arus lalu lintas selama penerapan one way nasional.

‎“Puncak arus tanggal 18 sampai pagi tadi mencapai sekitar 270.000 kendaraan, meningkat 4,26 persen dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 258.000 kendaraan, serta lebih tinggi dari hari sebelumnya sekitar 221.000 kendaraan,” Ujar Agus kepada wartawan saat berada di Media center NTMC Polri, Tol Jakarta-Cikampek KM 29, Kamis (19/3/2026)

‎Untuk mengantisipasi kepadatan, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas tambahan berupa contraflow secara bertahap, mulai dari KM 36 hingga KM 70 dengan penambahan lajur secara bertingkat.

‎“Contraflow diberlakukan dari KM 36 sampai KM 47 satu lajur, kemudian diperpanjang hingga KM 48 menjadi dua lajur, dan selanjutnya tiga lajur sampai KM 70,” kata Agus.

‎Penerapan one way nasional dinilai turut menjaga kelancaran arus kendaraan menuju ruas tol Trans-Jawa. Meski demikian, evaluasi dan penyesuaian rekayasa lalu lintas tetap dilakukan secara berkala guna memastikan kelancaran arus mudik selama periode Lebaran berlangsung.

Farens Excel/Ter

Elshinta Peduli

Similar News