Banjir di Jakarta masih rendam 16 RT dan dua ruas jalan

Update: 2026-03-09 03:30 GMT

Petugas BPBD DKI saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Jakarta. ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta

Indomie

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mendata hingga Senin pukul 06.00 WIB banjir masih merendam sebanyak 16 rukun tetangga (RT) dan dua ruas jalan dengan ketinggian mulai dari setengah meter hingga hampir satu meter.

"Namun, saat ini banjir sudah berangsur surut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.

BPBD DKI Jakarta mendata pada Minggu (8/3) siang banjir sempat merendam sebanyak 148 RT dan 20 ruas jalan di Jakarta Selatan, Barat, dan Timur. Data tersebut menjadi puncak banjir yang terjadi di Jakarta. Setelah itu, dari data yang sama banjir berangsur-angsur surut dan pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB banjir masih merendam 16 RT dan dua ruas jalan.

Yohan mengatakan, untuk ketinggian air yang masih merendam 16 RT di Jakarta Barat yaitu dari 30-90 sentimeter (cm).

"Untuk penyebab banjir yaitu hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3) dan Minggu (8/3) serta meluapnya sejumlah sungai di daerah tersebut," ujarnya.

Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 16 RT, yang terdiri dari:

Kelurahan Duri Kosambi: 4 RT

Ketinggian: 30-80 cm

Kelurahan Rawa Buaya: 7 RT

Ketinggian: 60-90 cm

Kelurahan. Jelambar: 1 RT

Ketinggian: 30 cm

Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT

Ketinggian: 50 cm

Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT

Ketinggian: 40-60 cm.

Jalan yang tergenang sebagai berikut:

1. Jalan Kapuk Muara Raya Kelurahan Kapuk Muara

2. Lampu Merah Luar Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan.

Elshinta Peduli

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News