Banjir Pasuruan, Kemensos distribusikan logistik dan kebutuhan warga
Banjir di Pasuruan rendam ratusan rumah dengan tinggi air 40–75 cm
Foto: Kemensos
Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan bantuan cepat untuk korban banjir di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, setelah kaji cepat lapangan dilakukan.
Banjir terjadi akibat hujan lebat dan luapan Sungai DAS Resojo dan Sungai Andil di Desa Bandaran, Selasa (20/01/2026). Tinggi muka air mencapai 40 hingga 75 sentimeter dan merendam ratusan rumah penduduk mulai sore hari.
“Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam penanganan banjir di Pasuruan,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam keterangam tertulis, Rabu (21/1/2026).
Banjir dilaporkan terjadi di Desa Winongan Kidul, Winongan Lor, Bandaran, Lebak, dan Sidepan, dengan total 1.198 Kepala Keluarga terdampak.
Hingga kini, belum ada warga yang mengungsi, semua masih bertahan di rumah masing-masing.
Gus Ipul mengatakan, kementeriannya bersama Dinas Sosial, BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan pemerintah daerah memantau debit air serta menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak.
“Proses asesmen dan pendataan masih berlangsung untuk memastikan penanganan korban terdampak dilakukan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia mengatakan, bantuan logistik dikirim dari Gudang Kemensos di Sentra Terpadu Soeharso Solo, mencakup makanan siap saji, lauk pauk, kasur, tenda, family kit, kids ware, selimut, dan sandang.
Jumlah bantuan antara lain: 1.000 paket makanan siap saji, 400 paket makanan anak, 500 lauk pauk siap saji, 300 kasur, 150 tenda gulung, serta 200 family kit.
Hutomo Budi/Rama

