BMKG: Bibit siklon 93S dan 95W picu potensi hujan lebat hari ini
Tangkapan layar yang memperlihatkan posisi tiga bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia, Rabu (4/3/2026). (ANTARA/HO-TCWC Jakarta)
Keberadaan dua bibit siklon tropis 93S dan 95W di sekitar wilayah Indonesia berpotensi memicu peningkatan curah hujan di sejumlah daerah pada hari ini, Senin sebagaimana analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Prakirawan BMKG Diahayu dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Senin, mengatakan BMKG memantau bibit siklon tropis 93S yang berada di Samudera Hindia selatan Lampung dengan kecepatan angin maksimum sekitar 30 knot dan tekanan udara minimum 999 hPa.
BMKG mengkonfirmasi sistem tersebut memiliki potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan dan diperkirakan melemah dengan intensitas angin menurun menjadi sekitar 25 knot dalam periode 48 hingga 72 jam. Bibit siklon ini juga menginduksi terbentuknya aliran angin kencang lapisan bawah (low level jet) serta daerah konvergensi di Samudera Hindia selatan Lampung.
BMKG juga memantau bibit siklon tropis 95W yang terdeteksi di Samudera Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dan tekanan udara minimum 1006 hPa. Sistem ini juga memiliki potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan dan diperkirakan melemah dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Selain dua bibit siklon tersebut, BMKG mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Laut Sulawesi yang membentuk daerah konvergensi dari perairan barat Aceh hingga wilayah Aceh serta di sekitar Laut Sulawesi.
Diahayu menjelaskan, kombinasi dinamika atmosfer dari bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, serta konvergensi angin tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi di Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain yang ditandai dengan warna kuning dalam peta peringatan dini BMKG.
Untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar, BMKG memprediksi hujan disertai petir berpotensi terjadi di Bandar Lampung dan Banjarmasin, sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Bengkulu, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Tanjung Selor.
Adapun hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota seperti Medan, Padang, Pangkal Pinang, Palembang, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, dan Palangka Raya, sementara kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Tanjung Pinang, Pekanbaru, dan Jambi.
Di wilayah Indonesia bagian timur, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Merauke, hujan sedang di Kupang, Mamuju, dan Makassar, serta hujan ringan di Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.


