BPBD Bekasi imbau warga waspada puncak musim hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengimbau segenap warga untuk siap siaga serta meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Bulan Januari tahun ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis menjelaskan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.
"Kondisi ini berpotensi memicu banjir di wilayah rawan, khususnya sekitar aliran sungai dan daerah dataran rendah. Di wilayah kita juga masih ditemukan sejumlah titik banjir," katanya di Cikarang, Rabu.
Dia meminta masyarakat meningkatkan kesiagaan serta melakukan evakuasi secara mandiri sesuai dengan kondisi di lapangan saat banjir terjadi. Pihaknya juga terus memperbarui hasil mitigasi lapangan. Berdasarkan laporan terkini, terdapat 12 titik banjir yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, meski sebagian besar telah berangsur surut.
"Data rinci terkait lokasi banjir di masing-masing kecamatan masih terus dihimpun petugas kami. Meski sudah berangsur surut, warga diminta lebih siaga karena hujan masih terus terjadi hingga saat ini," katanya.
Muchlis mengaku telah menginstruksikan jajaran untuk menyebarluaskan surat edaran serta imbauan pemerintah daerah kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar bantaran sungai, baik secara lisan maupun melalui media sosial.
Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas untuk memudahkan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi banjir baik disebabkan luapan air sungai maupun hujan intensitas tinggi. Ia mengimbau warga tetap waspada dan terus mengikuti informasi perkembangan cuaca.
Saat ini memang sudah memasuki puncak musim hujan sehingga kewaspadaan bersama sangat diperlukan.
"Kami telah menyiagakan logistik mulai dari tenda, perahu evakuasi dan lainnya, sudah stand by dan disebar ke sejumlah titik rawan," katanya.


