BPBD: Cuaca sulitkan pencarian 82 korban longsor Cisarua Bandung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan kondisi cuaca menyulitkan proses pencarian 82 warga yang tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu dini hari.

By :  Widodo
Update: 2026-01-24 15:20 GMT

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat Bambang Imanudin saat memberikan keterangan di lokasi terjadinya bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Rubby Jovan.

Elshinta Peduli

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan kondisi cuaca menyulitkan proses pencarian 82 warga yang tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu dini hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat Bambang Imanudin mengatakan hujan yang terus mengguyur lokasi membuat tim gabungan Basarnas dan SAR kesulitan melakukan upaya pencarian.

“Tim sebenarnya sudah siap, tetapi persoalannya lokasi ini terus diguyur hujan. Ini menyulitkan kami dalam proses pencarian,” ujar Bambang di lokasi kejadian.

Dia menambahkan alat berat dari BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah disiagakan di sekitar lokasi, namun akses menuju titik longsor masih terus dikoordinasikan.

“Kondisi tanah masih lembek dan masih ada sedikit pergerakan material, sehingga kami harus memastikan jalur yang aman bagi alat berat,” katanya.

Menurut dia, area pencarian membentang sepanjang sekitar tiga kilometer, mulai dari kawasan puncak hingga sisi kiri lereng, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu dan kehati-hatian ekstra.

Bambang mencatat sebanyak 400 warga Desa Pasirlangu harus dievakuasi oleh tim petugas gabungan akibat bencana tersebut.

Ia menyebut kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi matras, selimut, dan bahan kebutuhan pokok, karena masih bertahan di lokasi pengungsian.

“Jumlah warga yang mengungsi saat ini diperkirakan sekitar 400 orang. Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,” kata Bambang.

Akibat kejadian tersebut, hingga Sabtu (24/1) pukul 15.50 WIB sebanyak sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News