BPBD Jaksel catat ketinggian banjir di Cipulir capai 140 cm

Update: 2026-02-20 01:39 GMT

Warga membawa karung berisi barang belanjaan sembari melintasi baniir yang merendam Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025). Hujan lebat dengan intensitas tinggi di wilayah Jabodetabek mengakibatkan Kali Pesanggrahan meluap dan merendam kawasan Pasar Cipulir. ANTARA FOTO/Muhammad lqbal/Spt.

Elshinta Peduli

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan (Jaksel) mencatat ketinggian banjir di Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, mencapai 140 sentimeter (cm) hingga pukul 06.00 WIB.

"Jalan Suwardi, RT 08/RW 10, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tinggi muka air (TMA) mencapai 140 cm," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan penyebab banjir itu akibat luapan Kali Pesanggrahan yang berstatus Siaga 3. Hujan yang berkelanjutan, kata dia, dengan intensitas sedang hingga lebat mengakibatkan debit air Kali Pesanggrahan meningkat dan meluap memasuki pemukiman warga.

Wilayah lain dengan ketinggian banjir melebihi 100 cm, yakni Jalan Gang Koba, RT 02, 03, 04 RW 06, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada pukul 06.00 WIB, Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 110 cm dengan penyebab hujan intensitas tinggi yang mengakibatkan genangan dan banjir di wilayah RT. 02, 03, dan 04, serta RW 06.

Kemudian juga di Jalan NIS, RT 03 / RW 03, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan TMA 120 cm pada pukul 06.00 WIB. Penyebab banjir di kawasan tersebut, yakni hujan intensitas lebat di hulu, yang mengakibatkan luapan Kali krukut dan menyebabkan banjir di jalan NIS.

"Tak ada korban jiwa dari peristiwa banjir tersebut," ungkap Sukendar. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News