DKI genjot modifikasi cuaca demi cegah banjir

Empat sorti OMC digelar untuk mengalihkan hujan dari wilayah rawan banjir

Update: 2026-01-27 23:27 GMT

Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Elshinta Peduli

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot modifikasi cuaca untuk menekan risiko banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Upaya itu dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang memasuki hari ke-12, Selasa (27/1/2026), dengan empat kali penerbangan penyemaian awan.

Pelaksanaan OMC dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta bersama BNPB, BMKG, TNI AU, dan instansi terkait lainnya. Operasi dipusatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan modifikasi cuaca dilakukan sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir.

“Operasi Modifikasi Cuaca hari ke-12 ini merupakan bagian dari upaya mitigasi berkelanjutan untuk mengendalikan potensi curah hujan tinggi,” ujar Isnawa, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

Empat sorti penerbangan dilakukan ke sejumlah wilayah penyangga hujan, mulai dari perairan utara Jakarta, Jakarta Selatan, Bekasi, hingga Kabupaten Bogor.

Penyemaian awan menggunakan bahan seperti natrium klorida dan kalsium oksida, dengan tujuan mengalihkan hujan ke wilayah yang lebih aman.

Isnawa menegaskan, seluruh operasi dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif.

Menurutnya, evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan modifikasi cuaca berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain operasi udara, BPBD DKI juga memperkuat koordinasi lintas instansi dan kesiapsiagaan di lapangan.

Pemprov DKI mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, kilat, petir, dan angin kencang.

Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna mengurangi risiko genangan dan banjir.

Vivi Trisnavia/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News