Gus Ipul minta pegawai Kemensos tinggalkan ego sektoral

Update: 2026-03-14 08:10 GMT
Indomie

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memperkuat solidaritas dan semangat kerja menjelang Hari Raya Idulfitri. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Selalu Ada Ramadan: Puasa dari Putus Asa” yang digelar di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Gus Ipul mengingatkan pentingnya komitmen pegawai serta inisiatif dalam menjalankan tugas sesuai mandat yang diberikan pemerintah, agar dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin kita menyadari bahwa tugas kita terhubung satu dengan yang lain. Satu Dirjen dengan Dirjen yang lain itu terhubung, bukan sendiri-sendiri, bukan terkotak-kotak, tetapi menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, maka tidak boleh ada ego sektoral,” kata Gus Ipul dalam arahannya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan siswa Sekolah Rakyat dari wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang. Mereka menampilkan berbagai pertunjukan, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Tidak hanya itu, sejumlah pegawai Kemensos turut menampilkan paduan suara, tari sufi, drama teater, serta tausiah dari talent internal. Penampilan tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Kemensos bersama Bank Negara Indonesia menyalurkan bantuan berupa seperangkat alat salat kepada 1.000 siswa Sekolah Rakyat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gus Ipul didampingi Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho kepada lima orang penerima manfaat.

Elshinta Peduli

“Seribu (paket) untuk siswa Sekolah Rakyat. Ya tentu kita berterima kasih ya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman siswa Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengingatkan kembali mandat Presiden Prabowo Subianto kepada Kemensos. Ia menyebut ada tiga fokus utama yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran.

“Ada tiga mandat yang sering saya sampaikan. Pertama adalah mandat pemutakhiran DTSEN, yang kedua mandat Sekolah Rakyat, dan ketiga adalah mandat bansos tepat sasaran. Setiap bantuan sosial yang kita berikan itu, kita tepat sasaran, berdampak dan memberdayakan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tugas utama Kemensos adalah membantu presiden menjalankan amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, yakni negara bertanggung jawab memelihara fakir miskin dan anak terlantar.

“Bagaimana caranya? Diberikan perlindungan sosial, diberikan rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Gus Ipul menekankan pentingnya membangun jejaring serta memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki kementerian untuk menjalankan arahan pemerintah.

“Kami tidak ingin sumber daya yang kami miliki ini tersisih sebagian, sebagian lagi bekerja. Kami ingin semuanya bisa bekerja, semua melaksanakan tanggung jawab dengan baik,” pungkasnya.

Rizki Rian Saputra/Ter

Elshinta Peduli

Similar News