Ini strategi Astra Infra & BPJT hadapi lonjakan 6,8 juta kendaraan pemudik 2026
BPJT dan Astra Infra menyiapkan perbaikan jalan, fasilitas rest area, hingga SPKLU untuk mengantisipasi lonjakan sekitar 6,8 juta kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Astra Infra memastikan jalan tol siap menampung lonjakan pemudik Lebaran 2026. Hal ini disampaikan dalam program Radio Talk Elshinta yang dipandu Bhery Hamzah, Selasa (3/3/2026).
Head of Corporate Communications Astra Infra, Deddy Pradityo Opficon atau Tyo menyampaikan, volume kendaraan diperkirakan naik 2,1 persen dibanding tahun lalu.
"Kami memperkirakan kurang lebih 6,8 juta kendaraan akan melintasi ruas tol kami, meningkat sekitar 2,1% dibandingkan realisasi volume Lebaran pada tahun sebelumnya," ujarnya. "Pemeliharaan perkerasan jalan ditargetkan selesai seluruhnya pada H-10 Lebaran," tambah Tyo.
BPJT meminta seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan fasilitas rest area secara lengkap untuk mengantisipasi lonjakan.
"Kami meminta teman-teman BUJT mempersiapkan rest area dengan baik, mulai dari fasilitas toilet, SPBU, SPKLU, tempat istirahat, hingga kesiapan penanganan emergensi," kata Anggota BPJT, Rony Sulaksono Wibowo.
Menyikapi tren mobil listrik, Astra Infra memastikan charging station tersedia di sepanjang jalan tol.
"Semua rest area kami sudah dilengkapi dengan SPKLU, bahkan beberapa sudah ultra-fast charging. Namun kami mengingatkan agar pemudik cermat dan tidak menjadikan fasilitas ini sebagai tempat parkir kendaraan," tambah Tyo.
BPJT juga mengimbau pemudik merencanakan perjalanan dengan baik dan membawa bekal cukup.
"Mudik pasti macet karena eskalasi lalu lintasnya luar biasa, jadi persiapkan mental untuk menghadapi kondisi terburuk agar tidak memicu emosi yang berujung pada pelanggaran lalu lintas," tegas Rony.
Sebagai langkah tambahan, pengelola tol menyiapkan 800 petugas siaga, armada penyelamat, ratusan CCTV, dan fasilitas komunikasi darurat.
"Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan saat mudik, sentra komunikasi kami siaga 24 jam dan bisa dihubungi gratis di 0800 177 7879 untuk rute Tangerang-Merak atau 0260 7600 600 untuk Cipali," tutup Tyo.
Bhery Hamzah/Rama


