Investigasi TAUD: Kasus Andrie Yunus diduga libatkan belasan orang

Tim kuasa hukum nilai serangan air keras merupakan operasi terstruktur, desak pembentukan TGPF independen

Update: 2026-03-20 10:23 GMT
Indomie

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyebut kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap advokat dan pembela HAM Andrie Yunus melibatkan lebih dari empat orang pelaku.

Dalam hasil investigasi independennya, TAUD menemukan indikasi keterlibatan belasan orang yang diduga saling berkoordinasi saat kejadian serangan air keras terhadap Andrie.

“Operasi ini dilakukan oleh belasan orang pelaku dan terdapat keterlibatan pelaku sipil di antaranya,” demikian keterangan TAUD dalam siaran pers, yang disampaikan Al Ghifari Aqsa, dari AMAR Law Firm Jumat (20/3/2026).

TAUD merupakan tim kuasa hukum Andrie Yunus yang terdiri dari sejumlah organisasi, termasuk AMAR Law Firm.

Menurut TAUD, jumlah pelaku tersebut berbeda dengan temuan sementara aparat penegak hukum. Kepolisian maupun Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sebelumnya menyebut telah mengamankan empat orang terduga pelaku.

TAUD menilai perbedaan informasi tersebut menunjukkan perlunya proses penyelidikan yang lebih terbuka dan akuntabel.

“Penemuan belasan terduga pelaku ini menunjukkan bahwa operasi ini merupakan operasi besar, terstruktur, dan terorganisir,” tulis TAUD.

Selain itu, TAUD juga mengungkap dugaan keterlibatan pelaku dari kalangan sipil. Hal ini didasarkan pada temuan adanya sosok yang diduga sebagai pelaku lain yang terlihat di sekitar lokasi beberapa jam sebelum kejadian dengan atribut ojek online.

TAUD juga menyoroti belum terbukanya informasi terkait bukti permulaan yang dimiliki Puspom TNI terhadap empat anggota TNI yang disebut telah diamankan.

Atas dasar itu, TAUD mendesak aparat untuk bersikap transparan, termasuk membuka identitas dan bukti awal agar dapat diverifikasi publik.

Vivi Trisnavia/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News