JK: Prajurit TNI yang gugur di Lebanon pahlawan perdamaian dunia
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyebut prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon sebagai pahlawan perdamaian dunia.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyebut prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon sebagai pahlawan perdamaian dunia.
Dalam pernyataannya, JK menegaskan prajurit yang gugur bukan hanya pejuang bagi bangsa, tetapi juga simbol pengabdian Indonesia untuk dunia.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Mereka adalah pahlawan perdamaian, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemanusiaan dan stabilitas dunia," kata JK dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Prajurit TNI tersebut diketahui tengah bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), salah satu operasi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan rawan konflik.
Ia menilai kehadiran TNI dalam misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.
"Pengabdian mereka tidak hanya untuk Indonesia, tetapi untuk seluruh umat manusia. Ini adalah kehilangan besar, namun juga kebanggaan bagi bangsa," ujarnya.
Peristiwa gugurnya prajurit TNI ini kembali mengingatkan publik akan besarnya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia di wilayah konflik. Meski demikian, Indonesia tetap konsisten mengirimkan kontingen dalam berbagai misi PBB sebagai bagian dari kontribusi aktif menjaga perdamaian global.
JK pun mengajak masyarakat untuk mendoakan para prajurit yang gugur serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

